Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jeny Tjahyawati Gandeng 3 Desainer Muda Batubara Unjuk Gigi di IMFW 2022

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 28 Oktober 2022 |15:45 WIB
Jeny Tjahyawati Gandeng 3 Desainer Muda Batubara Unjuk Gigi di IMFW 2022
Jeny Tjahyawati dalam IMFW 2022 (foto: Istimewa)
A
A
A

DESAINER Jeny Tjahyawati menggandeng 3 desainer muda Batubara unjuk gigi di Indonesia Modest Fashion Week atau IMFW 2022. Ketiga desainer muda yang tergabung di Dekranasda Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, itu adalah Henny Putriana, Rissa Putry, dan Ayu Lestari.

Tampil di IMFW 2022, Jeny Tjahyawati X Dekranasda Batubara memperlihatkan keindahan songket Batubara yang melegenda. Tak hanya itu, eco-printed dan kain jumputan menjadi material lain yang ikut di-highlight pada fashion show kali ini.

 IMFW 2022

"Indonesia begitu banyak potensi yang bisa dikembangkan menjadi produk fashion dan Batubara kami pilih karena songketnya amat indah, begitu juga dengan eco-printed dan kain jumputannya," terang Jeny Tjahyawati saat ditemui MNC Portal di JCC, Kamis (27/10/2022).

Tak hanya material yang luar biasa, tapi talenta anak muda Batubara juga dinilai Jeny Tjahyawati sudah cukup mumpuni untuk pasar fashion nasional maupun internasional. Itu yang membuatnya juga yakin menggandeng 3 desainer muda Batubara.

 IMFW 2022

"Ketiga desainer muda Batubara yang ikut pada fashion show IMFW 2022 ini punya bakat dan talenta luar biasa. Mereka terpilih berdasarkan hasil kurasi dari 10 besar, dan mereka terbukti cukup mahir mengolah songket yang terkesan tua menjadi lebih kekinian. Jika dilatih terus, mereka bisa bersaing di dunia fashion yang lebih besar," ungkap Jeny.

Di sisi lain, menurut Henny Putriana, salah seorang desainer muda Batubara, berkolaborasi dengan Jeny Tjahyawati adalah pengalaman luar biasa. Ini menjadi kesempatan bagi desainer muda daerah bisa tampil di ajang besar seperti Indonesia Modest Fashion Week 2022.

"Kami diberi kepercayaan untuk bisa ikut tampil di IMFW 2022 bersama Jeny Tjahyawati, membawa nama baik daerah asal kami, itu sungguh pengalaman luar biasa," cerita Henny.

Dia pun menceritakan proses produksinya bahwa tak banyak waktu yang diperlukan, kurang lebih hanya 2 minggu dari desain di atas kertas hingga jadi produk fashion. Waktu yang singkat tersebut menjadi tantangan tersendiri.

 IMFW 2022

"Sampai akhirnya selesai, ya, Alhamdulillah kami senang dan semoga bisa diterima di masyarakat," ungkap Henny.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Batubara Maya Indriasari Zahir mengharapkan dengan tampilnya koleksi Batubara di IMFW 2022 bisa mengenalkan pada masyarakat keindahan fashion yang ada di Batu Bara.

 IMFW 2022

"Kami berharap, dengan hadirnya Dekranasda Batubara di IMFW 2022 ini dapat mengenalkan keindahan Batubara lewat songket kami, eco-printed, dan jumputan khas kami," papar Maya Indriasari Zahir.

"Lewat tangan-tangan desainer ini, kain songket yang tadinya terkesan jadul bisa lebih muda. Ini menunjukkan bahwa kain yang sudah indah, kalau ada di tangan yang tepat, akan jadi produk fashion yang berkualitas," tambah Bupati Kabupaten Batubara Zahir.

Total look yang ditampilkan Jeny Tjahyawati X Dekranasda Batubara sebanyak 60 looks, yang mana 18 looks berasal dari 3 desainer muda Batubara. Secara keseluruhan, koleksi para desainer muda itu sudah cukup layak tampil di IMFW 2022 karena berhasil meramu kain wastra Nusantara menjadi lebih muda tanpa meninggalkan identitas kain itu sendiri.

(Vivin Lizetha)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement