Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPOM Pastikan Makanan Aman dari Etilen Glikol dan Polietilen Glikol

Kevi Laras , Jurnalis-Kamis, 27 Oktober 2022 |16:46 WIB
BPOM Pastikan Makanan Aman dari Etilen Glikol dan Polietilen Glikol
Ilustrasi, (Foto: Freepik)
A
A
A

HEBOH isu perihal dugaan kandungan Etilen Glikol (EG) dan Polietilen Glikol (PEG) pada produk obat sirup dan vape saat ini, tak hanya semakin menambah kekhawatiran masyarakat. Tapi juga sekaligus membuat masyarakat bertanya-tanya.

Apakah senyawa zat seperti cemaran EG dan PEG tersebut, yang berbahaya jika dikonsumsi lewat dari ambang batasnya bisa juga terdapat di produk-produk makanan? Menjawab hal ini, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, BPOM RI, Penny K. Lukito memastikan, untuk sejauh ini produk makanan aman dari dua zat tersebut.

"Makanan sampai saat ini aman,” ucap Penny ketika acara konferensi pers Update Bahan Kandungan Etilen Glikol di Jakarta, Kamis (27/10/2022)

Sebab, zat EG dan PEG tidak dipakai sebagai salah satu bahan baku mau pun bahan baku tambahan untuk memproduksi makanan.

“Karena makanan hanya menggunakan gliserin dengan konsentrasi yang masih aman, atau pun EG dan PEG tidak digunakan dalam makanan," jelas Penny lagi.

Sebagai informasi, di tengah polemik kandungan obat cair, juga tengah ramai dibicarakan saat ini dugaan adanya kandungan bahan polietilen glikol (PEG) yang terkandung di dalam vape.

Disebut peneliti Keamanan dan Ketahanan Kesehatan dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, di dalam vape yang umumnya beredar luas di pasaran, terkandung senyawa polietilen glikol.

“Vape yang umumnya beredar di pasaran itu, mengandung polietilen glikol,” terang Dicky saat dihubungi MNC Portal, Kamis (27/10/2022).

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement