KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mewujudkan program digitalisasi 5 destinasi wisata super prioritas yakni Danau Toba, Candi Borobudur, Likupang, Labuan Bajo, dan Mandalika, untuk memudahkan wisatawan dan pelaku wisata.
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa digitalisasi berbasis lokasi akan mempercepat berkembangnya pariwisata dan memudahkan wisatawan dalam menentukan lokasi saat berwisata.
BACA JUGA:Sandiaga Uno : Pertumbuhan Ekonomi Digital Terus Meningkat Signifikan
"Kita akan bisa mendapatkan data-data di mana wisatawan pergi, di mana mereka berhenti, mereka belanja makanannya di mana, belanja fesyennya di mana, belanja kerajinannya di mana, tinggal dan akomodasi di mana," kata Sandiaga diskusi with Martyn Terpilowski "Recovery of International Tourism to Indonesia" di VOffice Indonesia, Centennial Tower, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (27/10/2022).
Lebih lanjut, kata Sandiaga dengan adanya informasi lokasi seperti yang disediakan Bhumi Varta Technology ini, nantinya dapat menentukan arah kebijakan untuk bisa memberikan pelayanan kepada para wisatawan.
"Sehingga meningkatkan pengalaman dan kenangan yang indah, dan mereka akan kembali lagi," ujarnya.
BACA JUGA:Pariwisata Bergairah Lagi, Kunjungan Wisatawan ke Cianjur Tembus 1,6 Juta Orang
Sandiaga melihat untuk menggencarkan teknologi berbasis lokasi ini, akan dimulai di lima destinasi super prioritas yaitu Danau Toba, Borobudur, Labuan Bajo, Mandalika, Likupang dan Bali. Kelima kawasan tersebut sangat berpeluang besar, terlebih wisatawan mancanegara (wisman) banyak yang memilih wilayah destinasi tersebut.
Tak hanya produk-produk ekonomi kreatif, kuliner, kriya, fesyen. Tapi juga produk-produk ekonomi kreatif lainnya yang menjadi unggulan, serta bisa menggunakan teknologi berbasis lokasi dan data yang lebih terkelola dengan baik serta terbuka peluang usahanya semakin besar.
"Umkm bisa mengambil peluang ini, untuk menciptakan lapangan kerja produk-produk ekonomi kreatif," katanya.
Sementara itu, Founder dan Investor of Bhumi Varta Technology, Martyn Terpilowski menambahkan, bahwa ia bangga dengan Indonesia karena banyak tempat-tempat yang indah. Serta pihaknya senang bisa bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Guna mempermudah UMKM berkecimpung di dunia teknologi.
"Kami berharap ini bisa menjadi kerja sama yang sangat menguntungkan," pungkasnya.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.