Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Distribusi Obat Fomepizole untuk Gangguan Ginjal Akut, Kemenkes Prioritaskan ke RS Rujukan

Kevi Laras , Jurnalis-Rabu, 26 Oktober 2022 |14:23 WIB
Distribusi Obat Fomepizole untuk Gangguan Ginjal Akut, Kemenkes Prioritaskan ke RS Rujukan
Ilustrasi vial (Foto: Freepik)
A
A
A

Dengan catatan, RS rujukan gangguan ginjal akut lah yang menjadi prioritas tujuan distribusi di tahap awal ini. Mengingat antidote Fomepizole dipesan terbatas, sehingga harus disesuaikan dengan kebutuhan.

“Terbatas kepada rumah sakit rujukan yang memang disiapkan untuk menangani untuk kasus gagal ginjal akut ini," jelas dr Syahril

Dari keterangan dr. Syahril, setiap satu orang pasien gangguan ginjal akut hanya diberikan 5 kali penyuntikan antidote Fomepizole sesuai aturan pakai.

"Jadi dari aturan pemakaiannya memang sebanyak 5 kali penyuntikan,” sambungnya.

Teranyar, saat ini pasien gangguan ginjal akut yang dirawat di RSCM sudah mendapatkan 3 sampai 4 kali penyuntikan Fomepizole dan menunjukkan perbaikan kondisi yang signifikan.

“Pasien di RSCM, sudah dilakukan 3 kali, dan ada yang 4 empat kali. Hasilnya menunjukkan perbaikan, kita akan stop untuk penggunaan antidote ini. Sebab tidak gunakan secara terus-menerus," jelas dr. Syahril

 BACA JUGA:6 Potret Prajurit Cantik TNI AU Nova Akmilia, Senyumnya Bikin Jatuh Hati

BACA JUGA:Varian Covid-19 XBB Tembus 4 Kasus, Jubir Kemenkes: Semua Transmisi Lokal

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement