Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Target Kunjungan Optimis Tercapai, Ini 5 Negara Penyumbang Wisman Terbanyak ke Indonesia

Novie Fauziah , Jurnalis-Senin, 17 Oktober 2022 |20:54 WIB
Target Kunjungan Optimis Tercapai, Ini 5 Negara Penyumbang Wisman Terbanyak ke Indonesia
Menparekraf Sandiaga Uno (Kemenparekraf)
A
A
A

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa angka kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia sudah mencapai target batas bawah 1,8 juta orang hingga awal September 2022.

Sandiaga optimis target kunjungan wisman sampai batas atas yakni 3,6 juta orang bisa tercapai dalam tiga bulan tersisa di tahun ini.

 BACA JUGA:Strategi Kemenparekraf Hadapi Ancaman Resesi 2023, Jaga Daya Beli hingga Andalkan Produk Lokal

"Kita masih memiliki tiga bulan agar kita bisa mencapai ambang batas tengah dan atas dari target kunjungan wisatawan mancanegara 1,8 sampai 3,6 juta," katanya dalam Weekly Press Brief with Sandiaga Uno di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2022).

Kunjungan wisman ke Indonesia, menurut Sandiaga, mencapai 510.000 orang selama Agustus 2022. Ada lima negara penyumbang wisman terbesar ke Indonesia; Australia, Singapura, Malaysia, India, dan Amerika Serikat.

 

Kemenparekraf saat ini fokus mengembangkan quality tourism atau pariwisata yang menekankan pada kualitas kunjungan wisatawan, bukan sekadar meningkatkan angka kedatangan turis.

 BACA JUGA:WNI Pukul Pramugara Turkish Airlines, Sandiaga: Lebih Baik Diselesaikan Melalui Forum Kekeluargaan

Quality tourism mendorong agar turis mau tinggal lebih lama di Indonesia. Hal ini bisa meningkatkan spending atau belanjanya pada produk ekonomi lokal.

Kemenparekraf juga juga terus mendorong aksesibilitas jumlah penerbangan, akomodasi, amenitas, atraksi serta penerapan CHSE di setiap destinasi wisata.

Kemudian, terdapat beberapa negara yang jadi target promosi akan terus digencarkan untuk memperkuat serta meningkatkan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia. Di antaranya Inggris, Prancis, Jepang, Korea Selatan, India dan Australia.

"Kita terus mengadopsi dan menggarap quality tourism. Jadi bukan hanya fokus angka-angka kedatangan, tapi juga bagaimana kualitasnya. Kita ingin menghadirkan pariwisata yang mengimplementasikan cara yang efektif, efisien, berorientasi hasil," tuturnya.

 Ilustrasi

Menurut Sandiaga sehingga nantinya, penawaran paket wisata baik tradisional maupun luxury, akan mendorong semua industri pariwisata berinovasi. Serta mengemas paket baru, menciptakan experience memories atau kenangan dan pengalaman, hingga memberikan service yang outment.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement