Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akses Jalan Menuju Kawasan Wisata Senggigi Tertutup Longsor, Banyak Tamu Hotel Terjebak

Antara , Jurnalis-Senin, 17 Oktober 2022 |09:02 WIB
Akses Jalan Menuju Kawasan Wisata Senggigi Tertutup Longsor, Banyak Tamu Hotel Terjebak
Akses jalan menuju kawasan wisata Senggigi tertimbun longsor (Foto: BPBD NTB)
A
A
A

AKSES jalan menuju kawasan wisata Senggigi di Kabupaten Lombok Utara dan kawasan wisata Malimbu, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga Minggu malam masih tertutup total akibat material longsor yang terjadi pada sore harinya.

Kepala Dinas PUPR NTB, Ridwan Syah mengatakan, akibat longsor yang terjadi di kawasan destinasi wisata itu praktis lalulintas kendaraan melalui jalan tersebut tidak bisa melintas lagi karena seluruh badan jalan masih tertutup oleh lumpur dan material longsoran lainnya.

Ia menyebutkan ada tiga titik lokasi yang mengalami tanah longsor. Di antaranya di wilayah Setangi, Malimbu dan Nipah, Kabupaten Lombok Utara.

"Yang kita lakukan saat ini masih lokalisir dulu jalan ini supaya tidak ada lalulintas yang ke luar atau masuk dulu, saat ini sedang menunggu kedatangan alat berat untuk membersihkan jalan dari tumpukan material tanah dan lumpur," terang Ridwan, mengutip Antara.

BACA JUGA: Jalan Ambles di Kawasan Wisata Senggigi Segera Diperbaiki
Infografis Kuliner Khas Mandalika

Menurutnya, upaya pembersihan jalan ini menjadi prioritas pertama. Karena banyak masyarakat maupun wisatawan yang terjebak karena tidak bisa melewati jalan tersebut.

"Banyak masyarakat dan tamu-tamu hotel terutama yang menginap di Senggigi belum bisa kembali, karena terjebak antara Setangi dan Malimbu," kata dia.

Ridwan menambahkan, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan kerusakan rumah warga akibat banjir dan tanah longsor tersebut.

"Sejauh ini belum ada laporan kerusakan kita sudah berada di Malimbu. Alhamdulillah, sampai malam ini belum ada laporan korban jiwa, hanya rumah warga terendam sampai 1 meter tapi sudah surut airnya," katanya.

Sebelumnya, berdasarkan data BPBD Lombok Utara, sebanyak 1.080 warga di empat dusun di Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, terdampak banjir dan tanah longsor yang terjadi pada Minggu sore.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement