SEIRING musim hujan yang sudah datang, beberapa penyakit khas musim hujan pun juga bermunculan. Bukan hanya batuk, flu, demam, demam berdarah, atau penyakit akibat air seni tikus. Tapi juga kutu air.
Ya, kutu air merupakan infeksi kulit jamur yang biasanya terjadi di antara jari kaki. Kutu air biasanya terjadi pada orang yang kakinya mudah berkeringat atau basah saat tertutup karena memakai sepatu.
Kutu air memang bukan penyakit serius, tetapi terkadang sangat sulit disembuhkan hingga mengganggu aktivitas sehari – hari dan menurunkan kepercayaan diri. Sayangnya, kutu air bisa dialami oleh siapa saja, baik pria, wanita, tua, atau muda.
Penyakit infeksi satu ini, diketahui disebabkan oleh jenis jamur bernama dermatophytes. Kaus kaki dan sepatu yang lembab serta kondisi yang hangat dan lembab mendukung pertumbuhan jamur ini. Kutu air patut diwaspadai karena bisa menyebar melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi atau dengan permukaan yang terkontaminasi, seperti handuk, lantai, dan sepatu.
Faktor risiko lainnya seperti sering memakai sepatu tertutup, berkeringat banyak, berbagi tikar, sprei, pakaian atau sepatu dengan seseorang yang memiliki infeksi jamur, berjalan tanpa alas kaki di tempat umum seperti ruang ganti, sauna, kolam renang, pemandian umum dan pancuran.
Lantas bagaimana dengan gejalanya? Dilihat dari gejala, mewarta Mayo Clinic, Kamis (13/10/2022) kutu air dapat mengenai satu atau kedua kaki. Tanda dan gejala yang umum yang sering terjadi adalah kulit bersisik, mengelupas atau pecah-pecah di antara jari-jari kaki, gatal terutama setelah melepas sepatu dan kaus kaki.
Tidak hanya itu, gejala lainnya juga bisa muncul yakni kulit meradang yang mungkin tampak kemerahan, keunguan atau keabu-abuan, terasa seperti terbakar atau perih, melepuh, serta kulit kering bersisik di bagian bawah kaki yang memanjang ke samping.
BACA JUGA: Bukan Cuma Kurang Tidur, Anemia dan Kurang Zat Besi Juga Jadi Penyebab Mata Panda
BACA JUGA:Nita Thalia Idap Kerusakan Saraf Level 2, Gejalanya Hanya Sakit Kepala Biasa!
(Rizky Pradita Ananda)