Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Panglima Suku Dayak Sakti Mandraguna yang Keberadaannya Misterius

Andini Putri Nurazizah , Jurnalis-Rabu, 12 Oktober 2022 |00:33 WIB
4 Panglima Suku Dayak Sakti Mandraguna yang Keberadaannya Misterius
Pak Amin, juru kunci adat tradisi Dayak Bidayuh Sebujit (Foto: Instagram/@yakobs_182)
A
A
A

SUKU Dayak adalah suku asli Kalimantan yang tak hanya disegani tapi juga kehebatannya sudah mendunia. Konon orang-orang suku Dayak memiliki kekuatan magis yang membuat orang berpikir dua kali untuk mengusik mereka.

Orang Dayak memiliki para panglima yang sakti mandraguna sehingga mampu menghabisi musuhnya dalam sekali serangan saja.

Untuk menjadi seorang panglima Suku Dayak, orang tersebut harus mempunyai karakter dan ciri khas yang membuatnya bisa populer.

Konon keberadaannya juga masih menjadi misteri, ia hanya akan muncul jika Bumi Kalimantan sedang dalam kondisi konflik atau tidak baik-baik saja.

Mungkin di antara kita ada yang mengenal Panglima Burung ataupun Panglim Kumbang di kalagan Suku Dayak.

Namun, panglima Suku Dayak ternyata bukan hanya mereka saja, tetapi ada beberapa lagi yang hingga kini keberadaannya masih misterius. Lantas siapa saja mereka, yuk simak ulasannya sebagaimana Okezone kutip dari saluran YouTube Amindayba Channel.

Panglima Sumpit

Panglima sumpit merupakan sosok yang bisa memerintahkan sumpit orang Dayak untuk terbang dan menghabisi para musuhnya. Walau namanya sumpit, tapi bentuknya bukan seperti sumpit makan ya, melainkan berbentuk senjata tiup yang di dalamnya diisi peluru.

BACA JUGA: Kisah Suku Dayak Punan yang Dikenal Sakti Mandraguna dan Suka Makan Daging Manusia
Suku Dayak
(Foto: Instagram/@fiy_project)

Keberadaannya juga masih menjadi misteri, tapi peninggalannya yaitu sumpit sangat dekat dengan kehidupan Suku Dayak sehari-hari. Di beberapa desa, orang asli Dayak ada yang masih menggunakannya untuk berburu.

Tak heran jika sumpit-sumpit asli Suku Dayak bernilai sangat tinggi lho. Tapi sayangnya sumpit-sumpit tersebut tidak dijual untuk masyarakat luar. Kalaupun ada yang menjualnya, sudah dipastikan itu hanya replika.

Enggak heran ya jika dahulu Bumi Borneo sangat sulit ditaklukkan pada masa penjajahan Belanda dan Jepang kala itu. Karena di sana punya panglima sakti mandraguna yang siap kapan saja memukul mundur musuh yang berupaya mengganggu mereka.

Panglima Api

Panglima api berasal dari Suku Dayak Iban, konon ia hanya akan muncul jika orang-orang Suku Dayak dalam keadaan terdesak. Sekali muncul ia bisa memukul mundur semua musuhnya dengan sekali hembusan apinya. Musuh yang terkena apinya, dipastikan akan tewas karena tubuhnya yang terbakar.

Selain itu, kemunculannya juga bisa menjadi energi tambahan bagi orang-orang Suku Dayak melalui roh Kamang Tariu. Jika perang usai, roh tersebut akan dikembalikan melalui ritual pengambilan roh Kamang Tariu, agar roh tersebut tidak mengganggu aktivitas masyarakat Dayak.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement