Hormon testosteron sendiri, sebagaimana disebutkan Dicky bisa meningkatkan respons imunitas yang terjadi di dalam tubuh usai vaksinasi Covid-19 mRNA. Respons berlebih itu memicu sel pertahanan untuk bereaksi melawan virus, padahal bukan virus.
Miokarditis terjadi ketika tubuh bereaksi berlebih pada imunitas yang terbentuk, sebagai upaya untuk memproteksi dari serangan virus.
“Jadi, vaksin mRNA itu memberikan semacam kode spike protein musuh (virus). Sayangnya, pada beberapa orang respons yang tercipta berlebihan.
Vaksin mRNA ini menyebabkan sel tubuh memproduksi reaksi yang mampu mendeteksi keberadaan ancaman virus SARS-CoV2.
“Sehingga sel pertahanan menganggap respons berlebih juga sebagai musuh dan terjadilah miokarditis. Nah, hormon testosteron memperbanyak respons itu. Ini yang membuat kelompok pria muda berusia 18 sampai 39 tahun terbanyak mengalami miokarditis paska disuntik vaksin Covid-19 mRNA," pungkas Dicky.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.