Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bingung Kenapa Kulit Kelihatan Kusam? Mungkin Kamu Lagi Stres

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Jum'at, 07 Oktober 2022 |16:33 WIB
Bingung Kenapa Kulit Kelihatan Kusam? Mungkin Kamu Lagi Stres
Ilustrasi Kesehatan Kulit. (Foto: Freepik)
A
A
A

BANYAK orang, terutama para pria menyepelekan kesehatan kulit mereka. Padahal, dengan paparan sinar matahari langsung dan juga polusi yang ada, kesehatan kulit memang harus mendapat perhatian lebih.

Dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Arini Widodi Sp.KK, mengatakan bahwa kulit adalah organ tubuh penting yang sering dilupakan oleh kebanyakan orang.

"Kulit adalah organ tubuh yang suka dilupakan, padahal ini penting. Kenapa ini organ yang penting, karena ini adalah organ paling depan, paling luar yang melindungi organ-organ lain di tubuh," ujar lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu seperti dilansir dari Antara.

Kulit

dr. Arini mengatakan untuk melindungi lapisan ketahanan kulit atau yang sering disebut skin barrier dapat dilakukan dengan dua cara yakni melalui perawatan dari dalam dan luar.

Perawatan dari dalam adalah dengan menjalankan pola hidup sehat, tidur cukup, tidak merokok, menghindari alkohol, berolahraga dan manajemen stres. Sementara untuk merawat kulit pada bagian luar, bisa dibantu dengan menggunakan berbagai produk khusus.

"Yang jelas kita harus tahu apa yang menjadi pemicu rusaknya skin barrier. Kalau kulit kering ya dibenarin minumnya, pakai pelembab, hindari matahari langsung, polusi karena itu akan memicu radikal bebas," kata dr. Arini.

Salah satu pemicu kerusakan lapisan ketahanan kulit yang sering terjadi stres. Saat seseorang mengalami stres, maka kulit akan terlihat kusam, kering, berjerawat hingga eksim. Menurut dr. Arini, produk perawatan jenis apapun akan sulit untuk memperbaiki lapisan ketahanan kulit yang rusak.

"Kalau sudah tahu trigger-nya di stres, ya berarti kita intervensinya dari situ. Cara mengatasi stres kan beda-beda, kita harus menanggulangi itu sendiri. Tapi biar stres, skincare tetap harus dipakai," kata dr. Arini.

Lebih lanjut, dr. Arini mengatakan kulit memiliki karakteristik dan ketebalan yang berbeda-beda. Selain itu, jenis kulit setiap orang pun tidak sama sehingga sangat wajar jika terdapat berbagai jenis produk dengan manfaat yang beragam.

"Dibandingkan wajah dan punggung, tentu kulit wajah lebih sensitif. Kulit ketiak juga lebih banyak kelenjar keringatnya, kalau di telapak tangan lebih banyak sarafnya," katanya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement