“Kalau di Jawa jenisnya masih PET gitu, lebih mudah didaur ulang karena tidak ada sablon, kita menyebutnya tidak dicampur antara si sablon dengan plastiknya itu. Kalau PET yang minuman air mineral dia itu bener-bener pure plastik tidak dicampur, jadi mudah didaur ulang,” cerita Octalia.
Namun dari segi pengelolaan, Octalia menilai, warga Jakarta jauh lebih maju dalam hal memilah sampah plastik sekali pakai. Pasalnya, warga Jakarta banyak terbantu oleh aplikasi-aplikasi digital untuk membuang sampah.
BACA JUGA:Podcast Aksi Nyata: Modal Kreativitas, Sampah Bisa Diubah Jadi Cuan Loh!
BACA JUGA:Podcast Aksi Nyata: Anggur di Indonesia Masih Andalkan Bibit Impor
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.