SEEKOR hiu dengan mata melotot dan wajah menyeramkam tertangkap di perairan Australia.
Hiu ini terlihat seperti mimpi buruk dari jenis ikan karena memiliki mata besar yang menonjol, dan mulutnya berubah menjadi senyuman horror yang menampakkan deretan gigi kecil yang tajam.
Seorang nelayan, Trapman Bermagui membagikan foto hiu aneh ke akun Facebook-nya pada Senin, 19 September 2022. Unggahan tersebut memicu ribuan tanggapan dari pengguna media sosial.
Postingan tersebut mencatat bahwa hiu itu ditemukan 650 meter (sekitar 2.132 kaki) di bawah permukaan laut dengan wajah hiu kulit kasar laut dalam.
Kepada USA Today, Bermagui mengatakan bahwa; "Hiu laut dalam, biasa ditemukan di pantai tenggara Australia, biasanya perairan yang lebih dalam dari sekitar 1.312 kaki. Namun, karena airnya sangat dalam, nelayan biasanya tidak menangkap hiu jenis ini," kata dia.
Pengguna media sosial percaya itu adalah hiu 'pemotong kue', namun nelayan itu membagikan salah satu fotonya dan mengatakan tangkapan terbaru tidak terlihat sama. Menurut Bermagui, monster laut itu memiliki berat sekitar 33 pon dan panjangnya 5 kaki.
Nelayan yang membagikan foto hiu itu menyebut, ada aturan yang mengizinkan penangkapan hiu dalam jumlah kecil setiap minggu yang mencakup selusin spesies berbeda.
Jika itu adalah dogfish, atau nama lain dari hiu kulit kasar ini, maka hiu tersebut terdaftar sebagai terancam oleh Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam. Organisasi ini terkenal sebagai salah satu sumber daya yang paling dihormati tentang risiko kepunahan tumbuhan, hewan, dan jamur.
Menurut IUCN, dogfish biasanya berukuran 75 hingga 89 sentimeter. Panjang maksimum yang tercatat untuk dogfish usaha hanya lebih dari 43 inci, sedangkan berat maksimum yang diterbitkan adalah 7,3 kilogram, atau sekitar 16 pon.
Ilustrasi (Foto: Ist)
IUCN melaporkan pada tahun 2020: "Di seluruh wilayah, Endeavour Dogfish diperkirakan dan diduga menurun di beberapa bagian jangkauannya (Australia Tenggara, Indonesia, Filipina, Kepulauan Andaman) dan diduga stabil di Jepang," tulis IUCN.
"Spesies ini memiliki perlindungan di sebagian Australia Barat dan di lepas Australia Timur Laut, dan di lepas Kepulauan Pasifik barat di mana tidak ada perikanan air dalam yang diketahui," jelasnya.
(Rizka Diputra)