Sugar Daddy semakin terbuka di masyarakat urban. Tak sedikit yang malah bangga dengan 'title' tersebut. Ya, menjadi Sugar Daddy berarti pria tersebut merasa sudah sangat mapan hingga tak tahu lagi bagaimana cara menghabiskan uang.
Sedangkan sugar baby adalah seorang wanita muda yang secara finansial bisa dikatakan kekurangan atau tidak stabil untuk memenuhi kebutuhan hidup.
2. Miliki Tujuan Tertentu
Hubungan antara sugar daddy dan sugar baby memiliki tujuan untuk saling menguntungkan. Sugar baby membutuhkan uang atau hadiah untuk memenuhi kebutuhan hidup atau gaya hidupnya. Sementara sugar daddy yang memiliki segalanya juga membutuhkan seorang pendamping yang bisa menemaninya dan memenangkan egonya.
Pada beberapa kasus, suagr daddy banyak yang sudah memiliki istri. Meski demikian, sugar daddy bisa bermain rapih untuk tetap berhubungan dengan sugar baby.
3. Memiliki Perjanjian
Sugar daddy dan sugar baby biasanya memiliki sebuah perjanjian. Hubungan yang mereka jalani sebenarnya bukan hubungan serius, sehingga jarang berakhir di pelaminan.
Perjanjian yang dilakukan mungkin sebatas mengajak jalan-jalan layaknya sepasang kekasih, berlibur, dan memberikan hadiah. Sementara dari pihak sugar daddy biasanya akan memberikan perjanjian yang sesuai dengan kondisi.
4. Bisa dicari di dunia maya
Di luaran sana ada banyak aplikasi atau situs yang bisa dijadikan tempat untuk bertemu sugar daddy atau sugar baby. Seseorang mengatakan jika sugar baby biasanya akan dibayar dengan hadiah.