Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Keluarga Ini Keliling Dunia Gara-gara Anaknya Didiagnosa Kehilangan Penglihatan

Sri Latifah Nasution , Jurnalis-Kamis, 15 September 2022 |15:04 WIB
Keluarga Ini Keliling Dunia Gara-gara Anaknya Didiagnosa Kehilangan Penglihatan
Keluarga Edith Lemay keliling dunia karena anaknya didiagnosa kehilangan penglihatan (Dok Edith Lemay via CNN)
A
A
A

SEBUAH keluarga memutuskan keliling dunia karena beberapa anaknya didignosa kehilangan penglihatan.

Dikutip dari CNN, pasangan suami istri, Lemay dan Pelletier harus menerima kenyataan bahwa tiga dari empat anak mereka mengidap kelainan genetik langka, yaitu retinitis pigmentosa.

Kelainan tersebut menyebabkan penglihatan mereka menurun seiring berjalannya waktu.

Lemay dan Pelletier mengaku pertama kali menyadari kelainan tersebut ketika anak pertama mereka, Mia, berusia tiga tahun.

Setelah 12 tahun menikah, lanjut Lemay, dua anak mereka yang lain, Colin dan Laurent yang masing-masing berusia tujuh dan lima tahun mengalami gejala yang sama seperti yang dialami Mia dulu.

Ketakutan mereka terbukti setelah dilakukan pemeriksaan pada tahun 2019. Kedua anak lelaki mereka tersebut juga menderita kelainan genetik yang sama seperti Mia.

Menurut National Eye Institute, gejala retinitis pigmentosa biasanya dimulai pada masa anak-anak, dan kebanyakan orang akhirnya kehilangan sebagian besar penglihatan mereka.

Begitu menerima berita itu, pasangan Lemay dan Pelletier memutuskan untuk membuat kenangan visual bersama anak-anak mereka, sesuai dengan saran dari spesialis yang menangani Mia.

“Saya pikir, saya tidak akan menunjukkan gajah di buku, tetapi saya akan mengajak mereka melihat gajah asli,” jelas Lemay.

infografis

Mereka lalu mulai membuat rencana perjalanan untuk mengelilingi dunia dan mulai mengumpulkan tabungan.

Hadiah kecil datang ketika perusahaan keuangan tempat Pelletier bekerja memiliki saham yang dibeli.

Keluarga yang beranggotakan enam orang tersebut memulai perjalanan pada Juli 2020. Mereka berencana untuk melakukan perjalanan darat melintasi Rusia, dan menghabiskan waktu di Tiongkok.

Namun, mereka terpaksa menunda perjalanan beberapa tahun karena pembatasan akibat pandemi Covid-19. Mereka akhirnya meninggalkan Montreal pada Maret 2022.

Sebelum berangkat keliling dunia, keluarga Lemay membuat daftar pengalaman untuk perjalanan mereka. Menurut Lemay, Mia ingin menunggang kuda, sedangkan Laurent ingin minum jus di atas unta.

Mereka memulai perjalanan di Namibia, mendekati gajah, zebra dan jerapah, sebelum menuju Zambia dan Tanzania.

Lalu mereka terbang ke Turki untuk menghabiskan waktu selama satu bulan. Keluarga Lemay juga pergi ke Mongolia, dan setelahnya berpindah ke Indonesia.

Pasangan ini berharap perjalanan tersebut akan membantu anak-anak mereka mengembangkan keterampilan koping yang kuat.

Mereka juga ingin menunjukkan betapa beruntungnya mereka, terlepas dari tantangan yang mungkin datang di kemudian hari karena penglihatan mereka memburuk.

Keluarga tersebut juga selalu mencatat perjalanan mereka melalui media sosial Facebook dan Instagram.

Bahkan, salah satu pengikut mereka, seorang guru sekolah khusus tunanetra di Quebec, selalu menceritakan pengalaman keluarga Lemay kepada murid-muridnya.

“Dan entah bagaimana, mereka adalah bagian dari perjalanan kami. Bisa berbagi ini dengan orang lain adalah hadiah yang sangat indah dan sangat saya syukuri. Itu membuat saya bahagia," papar Lemay.

(Kurniawati Hasjanah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement