Terkait isu penularan HIV disebut-sebut bisa ditularkan lewat gigitan nyamuk yang menggigit orang dengan HIV. Dokter yang juga merupakan Ketua Satgas Covid-19 IDI tersebut menerangkan, sebetulnya hal ini bukan isu baru dan ironisnya, banyak orang awam yang percaya akan hal itu.
Padahal, sejauh ini belum ada fakta medis yang memvalidkan anggapan tersebut.
“Sebenarnya ini bukan isu baru, bahkan cukup banyak yang percaya. Namun, tidak ada fakta medis yang menyatakan bahwa gigitan nyamuk itu dapat menularkan HIV,” tegasnya.
Hewan seperti nyamuk, memang bisa menjadi media penularan berbagai penyakit dari virus, seperti demam berdarah atau malaria. Namun sekali lagi, ini tidak berlaku untuk virus HIV atau pun penyakit AIDS.
“Benar (untuk DBD dan malaria), tapi bukan HIV atau AIDS. Virus HIV di tubuh nyamuk itu enggak tenang, rentan, dan tidak bisa hidup alias akan mati dengan cepat,” pungkas Prof. Zubairi
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.