4. Demensia
Demensia atau pikun juga merupakan salah satu faktor terjadinya sindrom geriatri, di mana pada umumnya terjadi kepada lansia. Demensia meliputi penurunan fungsi kognitif, berkurangnya daya ingat, perubahan perilaku, dan masalah pada fungsi otak lainnya.
Oleh sebab itu, demensia dapat mengganggu aktivitas sehari-hari lansia. Bahkan bisa menjalar ke kesehatan lainnya, misalnya yang sudah disebutkan tadi terjadi kurangnya pendengaran hingga penglihatan.
Namun pada dasarnya kondisi ini terjadi karena proses penuaan alami, penyakit Alzheimer, atau stroke berulang. Tak hanya itu saja, demensia juga bisa terjadi karena trauma pada kepala, gangguan hormon, malnutrisi pada lansia, dan lain sebagainya.
5. Delirium
Gangguan kemampuan mental atau delirium, juga merupakan gejala dari sindrom geriatri. Bagi penderitanya, biasanya menyebabkan kebingungan akut pada penderitanya. Berbicara tidak jelas, gelisah, sulit mengalihkan perhatian, dan ketakutan adalah beberapa gejala dari delirium yang sering muncul pada lansia.
Saat mengalami delirium, lansia biasanya kehilangan kesadaran akan lingkungan sekitarnya. Kondisi tersebut umumnya muncul dalam waktu yang sangat cepat, bisa hitungan jam hingga hari.
Selain itu, hal ini terjadi akibat adanya gangguan metabolisme pada otak. Kondisi tersebut dikarenakan adanya gangguan metabolik, infeksi, trauma kepala, atau efek samping obat.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.