Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sejarah Daerah di Jawa Barat Berawalan 'Ci', Ada Hubungannya dengan Prabu Siliwangi

Novie Fauziah , Jurnalis-Jum'at, 09 September 2022 |13:29 WIB
Sejarah Daerah di Jawa Barat Berawalan 'Ci', Ada Hubungannya dengan Prabu Siliwangi
Alun-Alun Kota Cianjur, Jawa Barat (Foto: ANTARA)
A
A
A

CIBODAS, Cianjur, Cibeureum, Cihanjuang, Cihideung, Cipanas hingga Cimaung merupakan nama-nama daerah di Jawa Barat (Jabar).

Barangkali di benak Anda sempat bertanya-tanya, mengapa kawasan atau daerah di provinsi tersebut banyak yang menggunakan berawalan 'Ci'.

Bagaimana sejarah sebenarnya, membuat banyak daerah di Jawa Barat yang menggunakan awalan 'Ci'?

Dilansir dari Bumidega Sunda Academy, awalan 'Ci' untuk nama di sejumlah daerah di Jawa Barat berawal dengan keberadaan Gunung Sunda Purwa, disebut juga Gunung Matahari, atau Gunung Agung Batara Guru.

Konon, Gunung Sunda Purwa ini sangat tinggi bahkan dapat terlihat dari Pegunungan Himalaya, India. Menariknya, puncak gunung ini dilapisi salju dan memantulkan cahaya matahari.

infografis

Selain itu, Gunung Sunda Purwa ini disebut-sebut memiliki ketinggian lebih dari 17.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Ini berarti melebihi gunung tertinggi di dunia saat ini, yaitu Gunung Everest perbatasan Nepal dan Tibet yang mana tingginya mencapai 8.848,86 mdpl.

Saking tinggi dan bercahayanya puncak gunung tersebut, sehingga membuat wilayah di sekitar Gunung Sunda Purwa menjadi tersinari. Terang benderang, bagaikan cahaya matahari.

Dalam bahasa kuno atau Sang Sa Kerta adalah 'Ci' artinya 'Cahaya'. Ada juga yang mengenalnya sebagai 'Dewa'.

Selanjutnya wilayah Gunung Sunda Purwa merupakan tempat bersemayam 'Hyang', artinya eyang/moyang/biyang atau populernya disebut leluhur.

Oleh karena itu jadi alasan, mengapa wilayah Jawa Barat dijuluki sebagai kawasan Pa-Ra-Hyang yakni bermakna Tempat Leluhur Bangsa Matahari.

Lantas apa arti sebenarnya Cibodas, Cianjur, Cibeureum, Cihanjuang, Cihideung, Cipanas, Cimaung? Ternyata nama-nama daerah tersebut punya filosofi mendalam lho.

Ci Bodas (Cahaya Putih) adalah tempat Sang Hyang Iswara di bagian Purwa/Timur, lalu dikatakan sebagai Mang. Selanjutnya Ci Bereum (Cahaya Merah) adalah tempat Sang Hyang Brahma letaknya di bagian Selatan/Daksina dan disebut juga Ang.

Kemudian ada Ci Hideung (Cahaya Hitam), yaitu tempat Sang Hyang Wisnu letaknya di Utara, disebut juga Ung.

Jadi jika disatukan antara Ci Bodas-Ci Bereum- Ci Hideung (Mang-Ang-Ung) akan tersusun kata Ci Maung. Nah, maung sendiri dalam bahasa artinya Harimau apabila diambil dari aksara depannya M-A-U-A-U-M.

Di Jawa Barat sendiri Harimau menjadi lambang Sang Hyang Siwa, tak lain ia adalah Prabhu Silih Wangi atau dikenal pula sebagai nama Prabu Siliwangi.

Lalu dari nama Cibodas, Cianjur, Cibeureum, Cihanjuang, Cihideung, Cipanas, Cimaung, lahirlah daerah-daerah lain yang juga menggunakan awalan 'Ci' sebagai identitas asli wilayah Sunda.

Sementara itu ada anggapan lain, awalan nama 'Ci' berasal dari bahasa Sunda yaitu 'Cai' yang artinya air. Lantaran tataran Sunda ini memiliki banyak sumber air melimpah, baik di gunung, lereng hingga pemukiman. Namun hal tersebut bukanlah asal usul sebenarnya, mengapa di JAwa Barat banyak daerah berawalan 'Ci'. (nia)

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement