Sebelumnya, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, ingin konsep peningkatan SDM di era Society 5.0 dapat meningkatkan kualitas pelayanan. "Sehingga wisatawan dapat menikmati kunjungannya secara aman dan nyaman," kata Sandiaga.
Pelatihan kali ini merupakan tahapan kedua rangkaian program Kampanye Sadar Wisata. Tahap pertama yakni Sosialisasi, telah usai digelar Maret-Juli lalu.
Terdapat tiga paket pelatihan yang akan diberikan kepada peserta yakni; Paket A yang terdiri dari Pengembangan Inovasi Produk Pariwisata, terdiri dari materi terkait Sustainable Tourism, Exploring, Packaging dan Presentation; Paket B yang terdiri atas materi Paket Wisata, Homestay, Kuliner dan Cinderamata; dan Paket C mengenai kewirausahaan yang meliputi materi Perencanaan Bisnis, Keuangan Digital, Digital Marketing dan Pengelolaan SDM di Desa Wisata.
Kegiatan pelatihan akan diberikan kepada perwakilan masyarakat di 65 Desa pada tahun 2022, dengan target lokasi di enam Destinasi Pariwisata Prioritas yaitu Danau Toba, Borobudur-Yogyakarta-Prambanan, Mandalika, Labuan Bajo, Bromo-Tengger-Semeru dan Wakatobi.
(Rizka Diputra)