Pengalaman serupa dialami seseorang yang mengaku pernah mendapatkan tag hijau di bagasinya begitu tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali.
“Kilas balik tahun 2019, saya pernah mendapatkan yang warna hijau dan mereka menarik saya lalu menagih saya sebesar 300 dolar Australia (sekitar Rp4,7 juta). Saya membawa speaker Bluetooth sebagai hadiah untuk teman-teman saya,” kata seorang sumber.
Sementara, Managing Director sebuah perusahaan konsultan keamanan penerbangan yang berbasis di Brisbane, Australia, Martin Engeler mengatakan kepada Yahoo 7 bahwa kabel berwarna oranye yang terlihat pada gambar koper tersebut tidak ada kaitannya dengan pihak maskapai, melainkan murni dari kebijakan otoritas Bandara Bali.

“Biasanya hal ini terjadi kepada orang-orang yang mencoba membawa barang-barang seperti elektronik, sebagai penanda kepada bea cukai untuk memeriksa tas tersebut," tuturnya.
(Rizka Diputra)