Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Pneumonia Misterius, Penyebab 3 Orang Meninggal Dunia di Argentina

Wiwie Heriyani , Jurnalis-Jum'at, 02 September 2022 |17:43 WIB
Mengenal Pneumonia Misterius, Penyebab 3 Orang Meninggal Dunia di Argentina
Ilustrasi pneumonia (foto: istimewa)
A
A
A

Nah, jika Covid-19 menyerang paru-paru dan memicu peradangan, maka kondisi ini disebut juga dengan pneumonia. Akan tetapi, di samping karena Covid-19, Pneumonia bisa juga terjadi karena infeksi beragam mikroorganisme lain (misalnya influenza, respiratory syncytial virus, streptococcus pneumoniae) dan masuknya benda asing ke dalam paru.

Dengan kata lain, Covid-19 merupakan salah satu pencetus Pneumonia, bukan sebaliknya. Namun, untuk membedakan pneumonia yang disebabkan oleh Covid-19 dan oleh sebab lain, perlu dilakukan evaluasi yang komprehensif, termasuk dengan tes swab PCR, tes darah, rontgen, CT scan thorax, kultur resistensi bakteri, dan sebagainya.

Sejumlah evaluasi yang dilakukan tersebut nantinya tergantung keparahannya, penyebabnya, dan status kesehatan penderitanya secara umum. Sebab, Pneumonia dan Covid-19 bisa ditangani secara berbeda.

  pneumonia misterius

Lalu, apa saja perbedaan gejala yang dapat timbul dari Pneumonia dengan Covid-19? Seseorang yang mengidap Covid-19 dapat menimbulkan gejala berupa demam, batuk kering, hingga kelelahan sebagai tahap awal. Selain itu, penderita juga mungkin mengalami mual, diare, nyeri otot, hingga muntah.

Namun jika infeksi tersebut sudah menyebabkan Pneumonia, penderita dapat mengalami detak jantung yang lebih cepat, sesak napas, napas yang cepat dan pendek, hingga banyak berkeringat.

Sedangkan jika Anda mengalami Pneumonia biasa, beberapa gejala yang dapat terjadi adalah tampak kebiruan pada bibir dan kuku, mengalami delirium, batuk yang menghasilkan lendir, dan nyeri pada dada yang parah terutama ketika batuk.

Meski begitu, hal yang paling terlihat dari perbedaan gejala Pneumonia, pada Covid-19 di awal serangan adalah batuknya tidak berdahak.

(vvn)

(Kemas Irawan Nurrachman)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement