Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Gejala saat Terinfeksi Virus Langya yang Harus Kamu Waspadai!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Sabtu, 20 Agustus 2022 |12:53 WIB
 3 Gejala saat Terinfeksi Virus Langya yang Harus Kamu Waspadai!
Terinfeksi virus langya (Foto: Deccan herald)
A
A
A

KASUS virus Langya di China belum memperlihatkan kemajuan. Ya, belum ada laporan kasus baru ditemukan, selain 35 orang di China yang terinfeksi virus Langya sejak ditemukan pada awal Agustus 2022.

Memahami virus Langya perlu dari berbagai sisi, termasuk mewaspadai gejalanya yang mirip-mirip dengan infeksi virus lainnya. Tapi, tahukah Anda bahwa virus ini berpotensi sebabkan keparahan kasus.

 demam

Hal itu karena virus Langya satu famili dengan virus Nipah. Virus tersebut bahkan bisa sebabkan kefatalan yang mengancam nyawa.

"Virus Langya itu satu famili dengan virus Nipah. Ini memungkinkan virus Langya bisa seberbahaya virus Nipah," kata Ahli Epidemiologi Griffith University Australia Dicky Budiman, beberapa waktu lalu.

Memangnya, bagaimana gejala seseorang saat terinfeksi virus Langya?

1. Demam

2. Batuk

3. Kelelahan

"Virus ini mirip dengan dua henipavirus lainnya yaitu virus Hendra dan virus Nipah. Karena satu famili, gejala fatal virus Langya adalah menyebabkan infeksi pernapasan yang berakibat serius," terang laporan WebMD, dikutip MNC Portal, Sabtu (20/8/2022).

Hingga saat ini belum ada obat khusus yang disetujui untuk penanganan henipavirus. Para ahli diketahui bahanya mencoba beberapa pilihan antivirus dalam penelitian pada hewan. Vaksin Langya pun belum ada.

Tetapi ribavirin mungkin merupakan pengobatan yang baik untuk henipavirus. Dokter sering menggunakan obat ini untuk infeksi virus tanpa pilihan pengobatan saat ini.

"Ribavirin bermanfaat untuk virus RNA dan dapat bermanfaat bagi virus yang menyebabkan masalah pernapasan," ungkap laporan kesehatan tersebut.

Studi pun menunjukkan bahwa ribavirin efektif untuk virus Hendra dan Nipah. Obat malaria chloroquine mungkin juga bisa membantu mengobati keduanya.

 BACA JUGA:Tak Hanya Petani, Virus Langya Juga Mengintai Pemilik Anjing

"Jadi, baik ribavirin maupun chloroquine dianggap juga bisa untuk pengobatan virus Langya," tambah WebMD.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement