Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Kebiasaan yang Bisa Merusak Kesehatan Gigi dan Mulut, Dibenci Para Dokter Gigi!

Pradita Ananda , Jurnalis-Rabu, 10 Agustus 2022 |07:00 WIB
4 Kebiasaan yang Bisa Merusak Kesehatan Gigi dan Mulut, Dibenci Para Dokter Gigi!
jaga kesehatan oral, (Foto: Freepik)
A
A
A

KESEHATAN gigi dan mulut tak boleh dianggap remeh, karena kesehatan bagian oral ini memang sangat penting tak peduli berapa pun usia Anda.

Tahukah Anda kalau gigi dan mulut itu adalah jendela dari kesehatan tubuh secara menyeluruh? Sebab, dari kondisi gigi dan mulut memang kurang lebih kesehatan seseorang bisa terdeteksi. Apakah mengidap penyakit tertentu, gaya hidup yang dijalani, apakah ada infeksi dan sebagainya.

Nah, dalam kehidupan sehari-hari sayangnya banyak dari kita yang sering melakukan beberapa kebiasaan buruk yang suka tidak disadari bisa merusak kesehatan gigi dan mulut. Apa saja kebiasaan yang diharapkan para dokter gigi, berhenti untuk dilakukan oleh orang-orang tersebut? Mewarta Newsweek, Rabu (10/8/2022) berikut penjelasan singkatnya di bawah ini.

1. Menyikat gigi terlalu keras: Dikatakan dokter gigi Roopali Kulkarni, kebiasaan kebersihan mulut yang paling umum yang bisa berdampak negatif adalah menyikat gigi terlalu keras atau menggunakan sikat gigi yang terlalu keras. Kebiasaan ini berpotensi menyebabkan kerusakan pada gigi dan gusi, yang menyebabkan masalah mulai dari enamel yang terkikis hingga gusi yang menyusut.

 BACA JUGA:Mirip, Ini Beda Gejala Covid-19 dengan ISPA

BACA JUGA:Free-Floating Anxiety: Gejala, Penyebab, Dampak, dan Pengobatannya!

2. Pakai tusuk gigi: Sehabis makan, lalu ada sisa makanan yang terselip di gigi. Maka biasanya kita langsung menggunakan tusuk gigi untuk mencongkel-congkel sela-sela gusi dan gigi bukan? Oral Health Foundation (OHF mengatakan kebiasaan ini ternyata bisa sangat berbahaya bagi mulut dan gusi. Faktanya, menempelkan apa pun di antara gigi yang tidak dirancang secara ergonomis agar sesuai dengan ruang sela ini bisa berbahaya karena dengan mudah merusak gigi, membahayakan gusi, memicu infeksi dan sebetulnya tidak higienis. Alih-alih tusuk gigi, disarankan untuk memakai dental floss alias benang gigi.

3. Pakai pemutih gigi rumahan: ada beberapa orang menggunakan campuran jus lemon dan soda bikarbonat murni sebagai pemutih gigi yang dibuat sendiri di rumah. Tahukah kalau cara ini justru merusakn enamel alias lapisan luar gigi loh! Enamel yang rusak berarti gigi juga menjadi jauh lebih sensitif dan lebih rentan mengalami gigi berlubang.

4. Tidak rutin mengganti sikat gigi: Menurut American Dental Association (ADA) direkomendasikan kalau sikat gigi itu harus diganti dengan yang baru setiap tiga hingga empat bulan sekali, atau bisa lebih sering jika bulunya kusut atau berjumbai. Semakin sering sikat gigi dipakai, semakin tidak efektif pula ia dipakai sebagai alat untuk membersihkan gigi.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement