Faktanya adalah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyebutkan jika cacar monyet bukanlah penyakit menular seksual. Penyakit ini bisa menyebar kepada orang yang terkena ke orang yang sehat melalui kontak fisik dan kontak intim.
4.Mirip cacar air
Meski terlihat mirip dengan cacar air, namun cacar monyet memiliki gejala yang lebih menyakitkan dan karakteristik yang mencolok dari cacar monyet adalah adanya pembengkakan pada kelenjar getah bening.
5. Belum ada vaksin cacar monyet
Sama dengan kemunculan Covid-19, belum ditemukannya vaksin atau obat yang menyembuhkan. Hal itu terjadi pada cacar monyet.
Meski belum ada vaksin yang secara eksklusif diberikan kepada penderita cacar monyet, namun CDC AS mengatakan jika cacar monyet secara genetik mirip dengan cacar biasa, maka vaksin yang dikembangkan untuk cacar bisa digunakan untuk mencegah cacar monyet.
Saat ini, Serum Institute of India (SII) sedang melakukan pembicaraan mengenai Novovax yang akan dikembangkan untuk vaksin mRNA cacar monyet.
Nah, itulah informasi 5 mitos cacar monyet yang perlu dipahami. (RIN)
(Rani Hardjanti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.