Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jakarta Gelar Pameran Perangko Internasional, Ada Koleksi Seharga Setengah Triliun!

Wiwie Heriyani , Jurnalis-Jum'at, 05 Agustus 2022 |01:03 WIB
Jakarta Gelar Pameran Perangko Internasional, Ada Koleksi Seharga Setengah Triliun!
Pameran perangko internasional digelar di Jakarta (Foto: Instagram/@posindonesia.ig)
A
A
A

PAMERAN perangko bertajuk 'World Stamp Championship Exhibition Indonesia 2022' resmi digelar mulai hari ini 4-9 Agustus 2022 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Pameran yang digelar oleh Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI) ini nantinya akan menghadirkan berbagai koleksi benda pos terlangka, bernilai tinggi, dan paling bersejarah, salah satunya prangko. Bahkan, ada beberapa perangko bernilai fantastis.

Ketua Panitia Pelaksana Pameran Filateli Indonesia, Mahpudi Sukirman mengatakan, pameran ini menjadi bentuk ungkapan syukur PFI dalam merayakan HUT ke-77 tahun proklamasi kemerdekaan Indonesia, serta bagian dari dukungan PFI bagi penyelenggaraan Konferensi G-20 di Indonesia tahun ini.

“Jadi pameran ini diikuti oleh 61 negara termasuk Indonesia, dengan mengikutsertakan 506 koleksi dengan total 2.084 frame. Nanti juga ada kegiatan lelang perangko untuk para pemburu koleksi perangko terbaik dan dapat mengikuti lelang yang digelar secara khusus,” ujar Mahpudi, kepada MNC Portal Indonesia.

Infografis Wisata Sejarah di Indonesia

Filateli sendiri merupakan kegemaran mengoleksi perangko dan sudah muncul sejak perangko diterbitkan. Para filatelis ini mengumpulkan, menyusun, hingga menata menjadi sebuah koleksi yang dapat dipamerkan.

Pameran filateli menjadi ajang bagi para filatelis memperlihatkan koleksinya agar mendapat apresiasi luas, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

Tak hanya menghadirkan berbagai koleksi perangko langka, dalam pameran filateli ini nantinya juga akan menghadirkan perangko dengan harga hingga setengah triliun.

“Ada perangko yang nilainya bisa sampai Rp500 miliar. Perangko tersebut berasal dari Eropa, kemungkinan dari Peru atau Jerman, saya lupa persisnya,” kata OC Bidang Media, Informasi, dan Publikasi, Nana Sukmana melalui sambungan telepon.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement