LESI gejala cacar monyet ramai disebut-sebut banyak ditemukan di bagian alat kelamin pada pasien.
Hal ini terkait dengan banyaknya kasus cacar monyet ditemukan pada kelompok pria berhubungan seks dengan pria.
Secara medis, gejala cacar monyet memang bisa muncul di area alat kelamin. Tapi, patut dicatat ternyata lokasi munculnya lesi gejala cacar monyet bukanlah di anus atau alat kelamin.
Sebagaimana disampaikan oleh juru bicara Kementerian Kesehatan RI, dr. Mohammad Syahril, dari data yang dilaporkan Kementerian Kesehatan RI, menunjukkan justru gejala timbul terbanyak bukanlah di alat kelamin.
"95 persen lesi cacar monyet ditemukan di wajah, telapak tangan dan kaki 75 persen, mukosa 70 persen,” kata dr. Mohammad Syahril dalam konferensi pers virtual, baru-baru ini.
Gejala lesi muncul di alat kelamin, justru persentasenya cukup kecil jika dibandingkan dengan area tubuh lainnya. Bersamaan dengan gejala yang muncul di area mata.
“Lesi cacar monyet ditemukan di alat kelamin 30 persen, dan selaput lendir mata 20 persen,” tambah dr. Syahril
Kemunculan lesi, sebagai tanda jika seseorang terinfeksi virus cacar monyet ini diketahui lebih lanjut tidak langsung muncul dan bisa dilihat segera paska virus masuk dan menginfeksi tubuh seseorang.
Lesi tersebut, sebagaimana diungkap dr. Syahril, biasanya baru muncul bisa sampai tiga hari paska tertular.
“Lesi baru akan keluar rata-rata pada satu sampai tiga hari, pasca individu mengalami fase invasi yang ditandai dengan gejala demam tinggi sampai 38 derajat celcius lebih, sefalgia berat, limfadenopati atau pembesaran kelenjar getah bening di leher, ketiak, dan selangakangan, myalgia, dan asternia,” pungkasnya.
BACA JUGA:Gejala Cacar Monyet Pertama Kali Pasti Muncul di Alat Kelamin?
BACA JUGA: Skrining Cacar Monyet, Kemenkes: Kami Tak Akan Tanya Orientasi Seksual di Bandara
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.