Meski memang ada beberapa penyebab lainnya, mulai dari efek samping pengobatan, masalah dengan tiroid, kanker tertentu dan efek samping dari pengobatan kanker.
Namun bukan berarti, semua perempuan pasti akan mengalami hot flash. Ada faktor-faktor tertentu yang bisa meningkatkan risiko, misalnya perempuan perokok, perempuan dengan kegemukan, dan bisa juga karena faktor ras karena ada laporan yang menyebutkan hot flash lebih sering dialami oleh perempuan kulit hitam saat menopause daripada perempuan dari ras lain, salah satunya perempuan Asia yang dilaporkan paling jarang mengalami hot flashes ini. Demikian sebagaimana dilansir dari MayoClinic, Kamis (21/7/2022).
BACA JUGA:Ruben Onsu Idap Empty Sella Syndrome, Apa Saja Gejalanya?
BACA JUGA:Chelsea Olivia Positif Covid-19, Alami 9 Gejala Sekaligus
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.