Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lucinta Luna Siap Jalani Operasi Rahim, Ini Bahaya Sindrom Dismorfik

Arya Ravato Bagasraga , Jurnalis-Selasa, 19 Juli 2022 |12:11 WIB
Lucinta Luna Siap Jalani Operasi Rahim, Ini Bahaya Sindrom Dismorfik
Lucinta Luna siap operasi rahim (Foto: inst)
A
A
A

LUCINTA Luna bersiap menjalani operasi lagi, usai sebelumnya mengaku jahitan di leher robek lantaran luka pasca-operasi pengangkatan 'khodam' belum kering. Ia kini kembali menjalani puasa menjelang tahap operasi terakhir.

"Puasa lagi, doakan aku yah besok operasi lagi. Tahap terakhir untuk upgrade pembaruan rahim di tubuhku," tulis Lucinta Luna di instagram story pribadinya.

 Lucinta Luna

Dia menjelaskan mengenai alasannya melakukan operasi ini. Lucinta Luna rupanya ingin bisa hamil.

"Agar suatu saat calon papa dari anakku nanti bertanggung jawab nggak kabur-kaburan lagi kayak aktor-aktor yang sudah pernah icip Ratu," kata Lucinta Luna

Tak lupa ia juga berharap operasinya kali ini berjalan lancar dan sesuai rencana.

"Mohon doanya agar besok operasiku lancar," harap Lucinta.

Sering melakukan operasi plastik bisa memberikan dampak tersendiri. Bahayanya lagi, si pelaku bisa mengalami sindrom dismorfik.

Seksolog Zoya Amirin menjelaskan, sindrom dismorfik atau body dysmorphic disorder merupakan penyakit mental kronis di mana seseorang kurang puas dengan kondisi tubuh yang dimiliki, sehingga ingin melakukan berbagai operasi demi perubahan tanpa berhenti.

Penyakit ini, kata dia, terjadi pada orang-orang yang memiliki kekhawatiran yang berlebihan soal penampilannya, terutama kecantikan.

Padahal, mereka memiliki tubuh sempurna, namun masih kurang puas dan tidak merasa menarik.

Zoya memperingatkan seseorang yang melakukan bedah estetik besar agar tidak terjerumus pada sindrom dismorfik.

Gejalanya dapat dilihat dengan seksama, seperti depresi, fobia social, dan gangguan jiwa.

 BACA JUGA:Lucinta Luna Sulit Makan, Lama Waktu Pemulihan Operasi Rahang?

Pasalnya, menurutnya, operasi plastik mampu membuat seseorang ketagihan dan terkadang merasa kurang puas dengan hasilnya, sehingga membuat mereka terus- menerus melakukan perubahan pada penampilannya.

“Orang yang melakukan bedah plastik jangan sampai terkenal sindrom Michael Jackson, yaitu dismorfik yang merasa kurang puas hingga melakukan pembedahan total, kemudian tidak puas dengan hasilnya. Akhirnya, terlihat sangat aneh dan bukan menjadi dirinya sendiri,” jelasnya.

Lebih dalam, Zoya mengatakan, perlu adanya pendamping sebelum dan sesudah melakukan operasi plastik. Agar mereka mendapat masukan positif perihal kondisi terbaru.

Kemudian, katanya, mentalnya pun siap menghadapi komentar apa pun soal penampilan yang dimilikinya. Karena banyak orang yang melakukan operasi plastik hanya untuk mendapatkan pujian dan penghargaan dari orang lain.

“Makanya pendamping itu perlu, keluarga, atau teman. Untuk memberikan input positif setelah dia melakukan operasi, bahwasannya dia terlihat lebih cantik dan berbeda. Hal ini untuk mencegah terjadinya sindrom dismorfik,” tutupnya.

“Orang yang melakukan bedah plastik jangan sampai terkenal sindrom Michael Jackson, yaitu dismorfik yang merasa kurang puas hingga melakukan pembedahan total, kemudian tidak puas dengan hasilnya. Akhirnya, terlihat sangat aneh dan bukan menjadi dirinya sendiri,” jelasnya.

Lebih dalam, Zoya mengatakan, perlu adanya pendamping sebelum dan sesudah melakukan operasi plastik. Agar mereka mendapat masukan positif perihal kondisi terbaru.

Kemudian, katanya, mentalnya pun siap menghadapi komentar apa pun soal penampilan yang dimilikinya. Karena banyak orang yang melakukan operasi plastik hanya untuk mendapatkan pujian dan penghargaan dari orang lain.

“Makanya pendamping itu perlu, keluarga, atau teman. Untuk memberikan input positif setelah dia melakukan operasi, bahwasannya dia terlihat lebih cantik dan berbeda. Hal ini untuk mencegah terjadinya sindrom dismorfik,” tutupnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement