Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Alasan Infeksi Covid-19 Gejala Ringan Tetap Berpotensi Long Covid

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 18 Juli 2022 |19:39 WIB
Ini Alasan Infeksi Covid-19 Gejala Ringan Tetap Berpotensi Long Covid
Gejala long covid (Foto: Medicaldaily)
A
A
A

Sementara itu, Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan dr Fathiyah Isbaniah, Sp.P(K) menerangkan bahwa long covid yang terjadi pada pasien Covid-19 gejala ringan biasanya tidak berat. Kenapa begitu?

"Covid-19 itu terbukti bisa menyerang semua sistem di tubuh. Tapi, semakin besar serangan yang terjadi, maka semakin besar kerusakan, dan itu akan membuat pasien Covid-19 mengalami banyak keluhan saat long covid," ungkap dr Fathiyah.

Misalnya, pada pasien Covid-19 yang mengalami masalah jantung akibat infeksi Covid-19-nya, setelah dia selesai perawatan Covid-19, mungkin masih merasa jantungnya sering berdebar-debar.

"Nah, pada kasus pasien Covid-19 ringan yang tidak mengalami masalah pada jantung, ya, tidak akan mengalami kondisi long covid pada jantungnya," tambah dr Fathiyah.

Seperti yang dijelaskan dr Agus sebelumnya, kemungkinan pasien Covid-19 gejala ringan hanya akan mengalami kelelahan yang berkepanjangan sekalipun dia sudah dinyatakan negatif Covid-19 dan menyelesaikan pengobatan.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement