KASUS Covid-19 di Indonesia kembali naik. Terlebih adanya subvarian baru, yaitu BA.4 dan BA.5. Gejala yang ditimbulkan pun hampir serupa dengan sebelumnya, yakni menyerang saluran pernapasan.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH mengatakan, ubvarian Omicron BA.4 dan BA.5 memiliki kemungkinan menyebar lebih cepat dibandingkan subvarian omicron sebelumnya, yaitu BA.1 dan BA.2.
"Sedangkan untuk tingkat keparahan, disampaikan bahwa tidak ada indikasi kesakitan yang lebih parah dari varian omicron sebelumnya," katanya dikutip dari laman resmi Kemenkes.
Lebih lanjut, kata dr. Syahril, bahwa masyarakat diharapkan untuk lebih mewaspadai adanya immune escape, yaitu kondisi dimana imunitas seseorang memiliki kemungkinan lolos dari perlindungan kekebalan akibat dari paparan atau infeksi varian omicron.
Kemudian lonjakan kasus telah didorong oleh subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 , yang sekarang dominan di Inggris. Angka baru dari Kantor Statistik Nasional (ONS) menunjukkan sekitar 2,7 juta orang di Inggris memiliki virus dalam minggu hingga 1 Juli, naik 18 persen dari 2,3 juta minggu sebelumnya.
Lalu apa saja gejala utama yang menandakan, jika Anda terinfeksi BA.4 dan BA.5? Berikut ini empat di antaranya.
1. Demam dan Sakit Kepala

Demam disertai sakit kepala sering menjadi salah satu tanda awal infeksi, atau tertular Covid-19. Sebanyak 64 persen orang melaporkan gejala ini.
Dalam suatu penelitian di Norwegia juga menemukan, bahwa orang yang terinfeksi Covid-19 cenderung mengalami sakit kepala sedang hingga berat, atau merasakan nyeri berdenyut atau menusuk.
BACA JUGA : Singapura Bersiap Hadapi Gelombang Omicron, Ingat Kembali 6 Gejalanya!
BACA JUGA : Gejala Omicron Lebih Pendek dari Delta
2. Batuk
Batuk menjadi salah satu gejala paling umum, jika seseorang terinfeksi Covid-19, termasuk BA.4 dan BA.5. Batuk yang terus-menerus, biasanya akan memengaruhi sekitar empat dari 10 orang yang dites positif.
Menurut penelitian, batuk terus-menerus atau berkali-kali dalam sehari, selama setengah hari atau lebih maka perlu Anda waspadai. Apalagi jika disertai dengan batuk kering, maka cobalah untuk memeriksakan diri dan istirahat cukup.