Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hepatitis Akut Masih Mengintai, Dokter: Jangan Tunggu Anak Menguning

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 01 Juli 2022 |19:15 WIB
Hepatitis Akut Masih Mengintai, Dokter: Jangan Tunggu Anak Menguning
Ilustrasi (Foto: Freepik)
A
A
A

HEPATITIS akut masih mengintai kesehatan masyarakat Indonesia. Menurut data Kementerian Kesehatan RI, hingga sekarang sudah ada 30 kasus dengan klasifikasi, 16 probable dan 14 pending classification.

Memang kasus hepatitis akut tidak cepat penyebarannya di masyarakat, tapi jika sudah menginfeksi anak-anak, khususnya di bawah 5 tahun, risiko keparahan bisa terjadi dan bisa mengancam nyawa.

Kenaikan kasus yang cenderung lamban ini bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi sebagaimana disebut Menurut Kepala Divisi Gastrohepatologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM Dr. dr. Muzal Kadim Shahab, Sp.A(K), juga bisa dilihat secara global.

"Jika melihat total kasus hepatitis akut misterius secara global, kenaikan kasusnya per bulan itu sekitar 200," kata dr.Muzal di Webinar 12th D'RoSSi Open Lecture yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jumat (1/7/2022).

Angka perkiraan 200 itu, sambung dr Muzal, didapat dari data Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang menunjukkan bahwa tercatat per 26 Mei 2022, kasus hepatitis akut misterius dilaporkan sebanyak 650 , sedangkan pada 22 Juni kasusnya naik menjadi 920 kasus.

Meski tidak melonjak dalam waktu singkat, masyarakat tetap diimbau untuk tak menyepelakan hepatitis akut. Pencegahan penyakit tetap harus dilakukan seperti menjaga kebersihan dengan rain cuci tangan, dan juga memakai masker. Mengingat ada kemungkinan hepatitis akut ini menyebar lewat droplet.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement