Butuh Pemeriksaan Penunjang
Selain wawancara medis dan pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang biasanya juga diperlukan untuk mengonfirmasi dan menilai keparahan penyakit jantung.
Sering kali, lebih dari satu pemeriksaan diperlukan guna mendapatkan informasi yang benar-benar akurat terkait penyakit jantung yang dialami pasien. Karena, setiap pasien penyakit jantung memiliki gejala yang tidak selalu sama.
Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan meliputi elektrokardiogram (EKG), ekokardiografi, stress test, holter monitoring, tilt table test, CT scan jantung, MRI jantung, ataupun katerisasi jantung.
Bisa Dicegah
Penyakit jantung dapat dicegah dengan menghindari faktor risikonya. Anda mesti berhenti merokok, tidak minum alkohol, membatasi atau menghindari makanan tinggi lemak, garam, gula, dan berkolesterol tinggi; menjaga berat badan tetap ideal, rutin berolahraga, dan mengelola stres dengan baik.
Itulah sederet fakta mengenai penyakit jantung yang perlu Anda pahami. Selalu ingat, penyakit jantung adalah keadaan mematikan yang sering hadir diam-diam.
Atas dasar ini, jika merasakan sesuatu yang tidak beres dengan jantung, dan sebelumnya punya riwayat diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi; serta terbiasa merokok, sebaiknya segera periksakan lebih lanjut ke dokter.
(Martin Bagya Kertiyasa)