PERKEMBANGAN penyakit hepatitis akut misterius di Indonesia hingga hari ini terus bertambah yang tercatat sebanyak 70 kasus di 21 Provinsi.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH menjelaskan, dari 70 kasus kumulatif di 21 Provinsi, sebanyak 40 pasien yang Discarded (dikeluarkan).

Menurutnya, patogen yang paling banyak ditemukan pada pasien hepatitis akut misterius adalah cytomegalovirus (CMV).
Ia menjelaskan, patogen yang paling banyak ditemukan pada pasien probable adalah CMV. Empat dari 15 pasien diperiksa, 25 persen dari total kasus.