Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemeriahan HUT Jakarta, Intip Rekomendasinya untuk Libur Akhir Pekan

Agustina Wulandari , Jurnalis-Jum'at, 24 Juni 2022 |14:40 WIB
Kemeriahan HUT Jakarta, Intip Rekomendasinya untuk Libur Akhir Pekan
Lapangan Banteng, salah satu landmark Kota Jakarta. (Foto: Unsplash/Said Alamri)
A
A
A

Bulan Juni 2022 ini memiliki makna khusus bagi Ibu Kota Jakarta. Pada 22 Juni 2022, Jakarta genap berumur 495 tahun. Tema yang diusung adalah Jakarta Hajatan.

Rangkaian acaranya berlangsung sejak 24 Mei 2022 dan puncaknya pada 25 Juni 2022. Peluncuran rangkaian hari ulang tahun Jakarta ini berawal dari Pulau Bidadari (Kepulauan Seribu) pada Mei lalu.

Ada alasan menarik di balik pemilihan kata “hajatan”. Kata ini dipilih karena terkait dengan perayaan dan kemeriahan umum yang identik dengan budaya Indonesia dan biasanya terkait dengan perayaan atas suatu pencapaian tertentu. Istilah “hajatan” pun akrab terdengar bagi banyak masyarakat Indonesia sehingga mengesankan kedekatan.

Rangkaian acara

Sebenarnya rangkaian peringatan HUT Jakarta ke-495 cukup banyak. Salah satu yang ditunggu-tunggu banyak orang adalah Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang tengah digelar di JIEXPO Kemayoran. Tahun ini, PRJ digelar pada 9 Juni hingga 17 Juli 2022.

PRJ tidak hanya menawarkan wisata belanja dengan beragam promo menarik, Anda dan keluarga atau teman-teman bisa menikmati sajian hiburan, pertunjukan musik, dan mencicipi kuliner khas Jakarta yang semakin langka, seperti kerak telor, rujak juhi, dan dodol Betawi. Selain kuliner khas Jakarta, Anda juga bisa menemukan ragam kuliner modern di dalam kawasan PRJ.

 

Pekan Raya Jakarta menjadi sarana hiburan paling dinanti masyarakat Jakarta maupun luar Jakarta setelah dua tahun vakum. (Foto : Instagram @jakartafairid)

Namun, perlu diingat, kawasan PRJ cukup padat saat akhir pekan. Jika Anda tetap ingin berkunjung saat akhir pekan, sebaiknya datanglah awal atau pada pagi hari sekitar pukul 10 dan beranjak dari PRJ sebelum sore untuk menghindari kemacetan panjang.

Rangkaian acara terkait HUT Jakarta yang telah dan akan berlangsung antara lain perhelatan formula E, ziarah ke Taman Makam Pahlawan, konser musik, pekan kolaborasi daerah, dan Malam Puncak Jakarta Hajatan ke-495 langsung di Jakarta International Stadium (JIS) pada tanggal 25 Juni 2022.

Menariknya lagi, acara puncak HUT Jakarta ke-495 di JIS akan dimeriahkan oleh penampilan atraktif sejumlah musisi ternama. Di antaranya Band Wali, Ungu, dan Padi. Selain itu tampil penyanyi solo seperti Reza Artamevia, Mahalini, Lea Simanjuntak, Saykoji, dan Kojek.

Harapannya, gelaran perayaan HUT Jakarta ini tidak hanya dinikmati oleh masyarakat Jakarta tapi juga luar Jakarta. Acara ini pun gratis, Anda cukup memesan tiket melalui Aplikasi JakLingko di PlayStore maupun AppStore.

Setelah diguncang pandemi pada 2020-2021, perayaan HUT Jakarta ini menjadi angin segar setelah absen perayaan pada tahun-tahun sebelumnya. Meskipun digelar hanya di beberapa titik dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, HUT Jakarta ini juga mengindikasikan geliat ekonomi sektor wisata yang kembali tumbuh.

Napak tilas Jakarta

Kawasan kota tua sangat eksotis untuk Anda nikmati dengan latar bangunan tua (Foto: Unsplash/Yulia Agnis)

Melirik sejarah, proses terbentuknya Ibu Kota Jakarta merupakan hasil perjuangan panjang para pahlawan. Jakarta sempat dikuasai oleh bangsa Belanda dan Portugis. Sebutan awalnya adalah Batavia. Pada abad XVI, Fatahillah bersama dengan pasukan Kerajaan Demak dan Kerajaan Cirebon, berhasil mengusir Portugis dari Pelabuhan Sunda Kelapa pada tahun 1527.

Atas keberhasilan dan kemenangan ini, Kota Batavia pun diubah menjadi Jayakarta. Penamaan ini juga menjadi salah satu penanda bahwa wilayah Jayakarta telah kembali ke Nusantara.

Dari nama Jayakarta, muncullah nama Jakarta. Sementara itu, tanggal 22 Juni 1927 ditetapkan sebagai hari lahir kota Jakarta dan diperingati hingga sampai saat ini.

Di balik peranannya sebagai ibu kota negara Indonesia, Jakarta menyimpan segudang cerita sejarah. Jika Anda tertarik dengan Napak Tilas Jakarta, cobalah mengunjungi kawasan Kota Tua. Di Kota Tua, gedung-gedung tua dari era kolonialisme masih berdiri kukuh sampai sekarang.

Sebagian dari gedung tua di Kota Tua dialihfungsikan menjadi museum. Di antaranya, Museum Bank Indonesia, Museum Bank Mandiri, dan Museum Fatahillah. Anda bisa menyaksikan barang-barang peninggalan zaman penjajahan, seperti perabotan dan buku catatan kuno.

Pelabuhan Sunda Kelapa menampakkan eksotismenya di kala matahari terbenam (sunset), destinasi favorit para fotografer. (Foto: Barry Kusuma)

Beranjak ke luar museum, Anda bisa mengambil spot untuk berfoto dengan latar bangunan kuno. Anda pun bisa menyewa sepeda untuk berkeliling kawasan Kota Tua bersama teman dan keluarga. Di sekitar Kota Tua juga terdapat sejumlah jajanan yang bisa Anda cicipi atau cobalah sejenak singgah ke kafe-kafe bernuansa kolonial di sekitar kawasan Kota Tua.

Tidak seberapa jauh dari Kota Tua, terdapat Pelabuhan Sunda Kelapa. Pelabuhan yang masih beroperasi hingga saat ini kerap menjadi lokasi pemotretan, terutama pada pagi atau sore hari karena pemandangan unik yang ditawarkan di sekitar pelabuhan.

“Jakarta sudah siap sekali menyambut wisatawan. Sebagian tempat wisata sudah menerapkan sistem digitalisasi dengan booking online H-1 sebelum mengunjungi tempat wisata. Ini juga akan membatasi jumlah pengunjung di tempat wisata terkait dengan kondisi pascapandemi Covid-19,” terang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Jika Anda ingin mengunjungi ikon Kota Jakarta. Ada baiknya Anda memanfaatkan momentum car free day yang kembali digelar tiap Minggu pukul 06.00-09.00 WIB. Sambil bersepeda atau lari pagi, Anda bersama teman atau keluarga bisa melintasi Bundaran HI hingga ke Tugu Monas. Kawasan Tugu Monas pun kini telah kembali dibuka untuk umum setelah sebelumnya ditutup untuk pembenahan.

Sambil berolahraga pagi di sekitar jantung kota Jakarta, Anda pun bisa menikmati aneka jajanan dan kuliner UMKM di sepanjang sisi area car free day. Bahkan, jika beruntung, Anda bisa menemukan acara kumpul komunitas atau pertunjukan seni lokal dari seniman amatir saat car free day. Meskipun demikian, tetaplah menerapkan protokol kesehatan dan jagalah kebersihan selalu agar jalan-jalan Anda tetap aman dan nyaman.

Ikuti perkembangan wisata dan ekonomi kreatif di #DiIndonesiaAja dengan senantiasa follow akun Instagram @pesona.indonesia atau cek melalui website indonesia.travel untuk mendapatkan inspirasi liburan dan produk ekonomi kreatif.

Jangan lupa ikutan Pesona Punya Kuis (PUKIS) untuk mendapatkan hadiah merchandise dan hadiah jutaan rupiah dari Wonderful Indonesia yang dilaksanakan setiap dua minggu. Mari dukung pariwisata dan ekonomi kreatif dengan jalan-jalan #DiIndonesiaAja. (WLD/VAL)

CM

(Agustina Wulandari )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement