Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dokter Reisa Sebut Kematian Akibat BA.4 dan BA.5 Sepersepuluh dari Omicron Versi Awal

Kevi Laras , Jurnalis-Senin, 20 Juni 2022 |13:16 WIB
Dokter Reisa Sebut Kematian Akibat BA.4 dan BA.5 Sepersepuluh dari Omicron Versi Awal
Infeksi Covid-19 (Foto: Freepik)
A
A
A

Sebagai upaya memproteksi diri dalam menghadapi kenaikan angka kasus positif yang saat ini bahkan sudah menembus lebih dari 1000 per hari, dokter Reisa mengimbau masyarakat segera melakukan vaksinasi dosis ketiga atau booster, agar bisa menurunkan risiko kesakitan dan kefatalan bila terinfeksi Covid-19.

“Maka untuk menghadapi kenaikan kasus yang belakangan ini terjadi dan ke depannya, booster baru mencapai sekitar 48 juta orang hingga saat ini perlu segera ditingkatkan," tegasnya.

Berdasarkan data yang dipaparkan dr. Reisa, capaian vaksinasi booster di Indonesia sejauh ini masih rendah yaitu 22,71 persen. Sedangkan capaian vaksinasi dosis lengkap sudah berada di angka 80,55 persen.

BACA JUGA:Studi: Penyintas Omicron Versi Awal Kurang Terlindungi dari Varian BA.4 dan BA.5 

(Rizky Pradita Ananda)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement