Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

ECDC Akui Ketar Ketir dengan Kehadiran Varian BA.4 dan BA.5

Kevi Laras , Jurnalis-Kamis, 16 Juni 2022 |17:22 WIB
ECDC Akui Ketar Ketir dengan Kehadiran Varian BA.4 dan BA.5
A
A
A

"Memang jelas bahwa varian bA.4 dan BA.5 ini dilaporkan juga memiliki kemampuan penurunan kemampuan terhadap Antibodi monoklonal jadi dia memiliki kemampuan escape," ungkap Ginting dalam Streaming YouTube FMB9ID_IKP.

Ginting menambah, varian ini muncul di Afrika Selatan, merupakan salah satu negara yang minim cakupan vaksinasi Covid-19. Selama tingkat vaksinasi rendah (timpang), menurutnya virus Covid-19 semakin bermutasi atau berkembang.

"Kita lihat di Afrika ini (varian B.1.1.529 atau Omicron) setelah omicron masuk ke berbagai negara, dia juga ikut berkembang bermutasi terus berlangsung, khususnya di negara yang vaksinasinya timpang. Afrika selatan sebagai contoh salah satu negara yang akses vaksinasinya tidak merata dan terus berkembang," tambah Ginting

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement