Sandal jepit tak menyerap goncangan dan tidak didesain untuk dipakai dalam jarak jauh. Mereka dimaksudkan hanya dipakai di dalam mobil saat main ke pantai.
“Karena bahannya sangat tipis, tidak seperti sepatu lari yang dapat menyerap gaya yang Anda berikan pada kaki Anda, sandal jepit tidak dapat menyerap benturan, dan gaya tersebut harus menetap di kaki, lutut, pergelangan kaki, pinggul atau kaki. Ketika itu terjadi, Anda akan merasakan sakit dan nyeri pada tungkai bawah dan punggung bawah,” ujar Tibor memperingatkan.
2. Menimbulkan sensasi terbakar
Seperti dilansir dari Global News, Dr Tibor telah melihat pasien yang mengalami sensasi terbakar di kaki bagian bawah, lutut dan pergelangan kaki. Itu karena sandal jepit hampir tidak menempel di kaki Anda dengan tali hanya berbentuk Y.
“Jari kaki Anda melengkung dan mencoba mencengkeram karet sandal sehingga Anda menggunakan otot secara berulang. Hal ini menimbulkan ketegangan," ujarnya.