ANGKA Covid-19 di Indonesia terus mengalami kenaikan, tercatat angka positif Covid-19 telah mencapai 500 kasus. Kenaikan tersebut terjadi sekitar 27 sampai 35 hari setelah momen itu, dengan jumlah kasus 100 hingga 500.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir atas kenaikan ini. Pasalnya, kenaikan kasus adalah hal yang normal pasca-liburan atau hari raya besar, seperti Natal atau Lebaran.
"Inti yang ingin saya sampaikan ke masyarakat tidak perlu terlalu khawatir, karena kenaikannya kan baru dari 100 sampai ke 500 kecepatannya," tutur Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers, Jumat (10/6/2022)
Lebih lanjut, ia menjelaskan jika kenaikan saat ini lebih rendah, dibandingkan lebaran tahun lalu. Di mana positivity rate saat ini, masih diangka 1.15% secara nasional. Dengan demikian, Budi mengatakan kondisi ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, yang angka positivity ratenya di DKI Jakarta paling tinggi 3%.
"Kita lihat dibandingkan Lebaran tahun lalu dan liburan tahun baru laju kenaikannya masih jauh lebih rendah dan kita mengukur dari dua faktor positivity rate, berapa sudah dekat 5 atau belum. Ini kan masih 1,15 secara nasional paling tinggi DKI sekitar 3, kita sekarang sedang menjaga," jelasnya
Kenaikan menurut Menkes Budi merupakan hal yang normal. Di mana setiap ada momen liburan panjang atau hari raya, dia mengatakan pasti terjadi kenaikan kasus Covid-19. Di mana Varian BA.4 dan BA.5 menjadi salah satu indikator, menyebabkan kenaikan kasus Covid-19 berbagai negara.
"Sekarang sekarang ini jadi kenaikan itu pertama memang normal setiap hari raya pasti ada kenaikan. Kemudian, kedua kita juga ada varian baru baru kita identifikasi tadi malam tapi itu sebetulnya kejadiannya sudah akhir Mei dari dua fakta itu memang pasti akan ada kenaikan," katanya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.