KIJANG Arab oryx kembali lahir di King Salman Royal Natural Reserve (KSRNR) di wilayah utara Arab Saudi. Ini kelahiran pertama di cagar alam itu setelah jeda selama 90 tahun.
Kelahiran ini merupakan puncak dari kerjasama antara KSRNR Development Authority dan National Centre for Wildlife (NCW) yang menghasilkan pelepasan sejumlah kijang di cagar alam pada Maret sebagai bagian dari program pemukiman kembali untuk spesies yang terancam punah.
BACA JUGA: Arab Saudi Cabut Larangan Warganya ke Indonesia, Sandiaga: Kunjungan Wisman Diharapkan Meningkat
Melansir dari Arab News, Jumat (10/6/2022), NCW melepaskan 50 kijang Arab, 100 antelop Reem, 20 ibex gunung, dan 30 burung Houbara di salah satu dari tiga suaka margasatwa utama KSRNR pada 30 Maret lalu.
Pelepasan kijang Arab ke habitat alami mereka di barat laut Arab Saudi adalah yang pertama dari jenisnya untuk spesies tersebut.
Menurut Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam, kijang Arab adalah spesies yang rentan terancam punah.
BACA JUGA: Sambut Peziarah, Arab Saudi Sajikan Pertunjukan Seni Islam di Terminal Haji
Hilangnya spesies dari wilayah tersebut selama beberapa dekade adalah akibat dari berbagai tekanan lingkungan, penangkapan ikan yang berlebihan, dan hilangnya tutupan vegetasi, yang menyebabkan penurunan jumlahnya di hutan belantara.
Kembalinya oryx ke cagar alam ini mendorong pengembangbiakan alaminya, yang merupakan pencapaian lingkungan yang berkontribusi pada keseimbangan lingkungan, pengayaan keanekaragaman hayati, dan pelestarian spesies ini.