Situasi semakin diperburuk dengan ketika ia merasakan sakit, James mengklaim dirinya sempat tak digubris oleh pihak UK Health Security Agency (Badan Keamanan Kesehatan Inggris).
“UK Health Security Agency tidak pernah menanggapi telepon saya,” aku James, dikutip The Sun, Rabu (8/6/2022)
Pria 35 tahun itu menyebut, barulah ketika cerita dirinya sebagai pasien cacar monyet terungkap ke publik, pihak tenaga kesehatan seolah berlomba menghubungi dirinya. Padahal dirinya sudah positif terinfeksi dua pekan sebelum angka kasus cacar monyet meledak jadi 300 kasus di Inggris.
“Tidak sampai 10 menit cerita saya beredar, tiba-tiba mereka mendapatkan nomor telepon saya,” lanjut James.
Sementara itu, pihak Health and Security Agency Inggris menyebut kalau pihak mereka sebetulnya sudah mencoba mengontak James berulang kali.
James mengecam betapa lambatnya proses tracing kasus cacar monyet ini, dan hal tersebut membuatnya kesal. Ia menilai, pemerintah seolah tak memetik pelajaran dari situasi pandemi Covid-19 tentang bagaimana cara menangani merebaknya wabah penyakit.
"Anda akan berpikir, oke virusnya berbeda, pasti infrastrukturnya ada, berapa banyak orang yang diperlukan untuk memanggil orang sebanyak itu! Akui saja salahnya, katakan kalau sedang diatasi dan ke depannya akan ditangani dengan lebih baik", pungkas James.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.