Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Cara Mudah Wisata Ramah Lingkungan

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis-Sabtu, 04 Juni 2022 |16:30 WIB
4 Cara Mudah Wisata Ramah Lingkungan
Capabella Ubud, Bali (Foto: Dok capellahotels.com)
A
A
A

Menentukan hotel atau tempat menginap lainnya saat liburan terdengar sederhana. Akan tetapi, pilihan tempat menginap yang tepat juga bisa menjadi salah satu wujud aksi dukungan untuk kelestarian lingkungan hidup.

Contohnya, Anda bisa memilih hotel, hostel, vila, atau resort yang telah bersertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety, & Environmental Sustainability) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Sertifikat CHSE ini menunjukkan, tempat menginap telah memenuhi standar kebersihan, kesehatan, keamanan, dan mendukung keberlangsungan lingkungan.

Jadi, ketika memilih hotel, jangan lupa mengecek statusnya di www.chse.kemenparekraf.go.id. Tidak perlu khawatir, sekarang semakin banyak hotel atau tempat menginap lainnya #DiIndonesiaAja yang telah bersertifikat CHSE. Misalnya, hotel di Bandung, Yogyakarta, Bali, dan Lombok. Tidak semua hotel berbintang telah mendapatkan sertifikasi CHSE, jadi Anda perlu jeli dalam memilihnya.

2. Menggunakan transportasi umum

 

Cidomo, angkutan transportasi khas Lombok yang ramah lingkungan dan digemari wisatawan. (Foto: Barry Kusuma)

Transportasi umum tidak hanya terkait dengan penggunaan sarana transportasi seperti pesawat terbang, kereta api, dan kapal laut. Saat berwisata di suatu destinasi, sebaiknya prioritaskan untuk menggunakan transportasi umum yang tersedia. Pemanfaatan transportasi umum dapat mendukung upaya mengurangi emisi gas buang sehingga meminimalkan polusi udara.

Contohnya ketika mengunjungi Bali atau Yogyakarta. Belum banyak orang yang mengetahui di Bali juga terdapat bus umum untuk para wisatawan. Bus umum yang dilengkapi dengan AC ini tersedia di sejumlah titik di pusat-pusat wisata.

Di Yogyakarta pun demikian. Tersedia bus umum yang dapat mengantarkan Anda menuju ke sejumlah tempat wisata. Halte bus ini bisa Anda temukan di kawasan wisata Malioboro hingga Candi Prambanan. Yogyakarta juga memiliki transportasi umum becak dan andong yang banyak dijumpai di sekitar kawasan Malioboro hingga kawasan Keraton Yogyakarta.

Lain halnya ketika Anda berwisata ke pantai-pantai di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Transportasi umum di Lombok bukanlah bus, melainkan cidomo atau kereta yang ditarik kuda. Karena tidak menggunakan bahan bakar fosil, cidomo bisa menjadi transportasi umum di kawasan pantai yang ramah lingkungan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement