PEMERINTAH Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menerapkan sistem tiket elektronik (electronic ticketing) di Museum Batik Pekalongan, sebagai inovasi pemanfaatan teknologi untuk kemajuan layanan publik dan meningkatkan fleksibilitas pengunjung.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Museum Batik Kota Pekalongan, Akhmad Asror mengungkapkan, sistem tiket elektronik ini sudah diujicobakan pada 22 April 2022 bagi pengunjung Museum Batik, namun masih perlu dilakukan perbaikan dan penyempurnaan.
"Oleh karena itu, penerapan e-ticketing ini, akan dimulai akhir Mei 2022, setelah perbaikan selesai, sehingga dapat dimanfaatkan dan memudahkan pengunjung untuk melakukan transaksi pembelian tiket masuk ke Museum Batik," katanya.

E-ticketing Museum Batik Kota Pekalongan, kata dia, merupakan kerja sama antara Dinas Pariwisata Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dan Bank Jateng.
"Selanjutnya, Bank Jateng yang akan bekerja sama dengan pihak ketiga yang membuat tiket elektronik Museum Batik Kota Pekalongan," katanya.