"Kami menghargai kejelasan dan akuntabilitas, didukung oleh orang-orang yang berani untuk menyelesaikan masalah saat keluar jalur. Nilai-nilai dan perilaku kunci ini mendorong kinerja. Nilai-nilai ini memungkinkan kami untuk menavigasi setiap situasi yang menantang untuk memberikan hasil bisnis kami dan fokus pada apa yang benar-benar penting yakni dampak positif pada kehidupan masyarakat Indonesia," ujar Connie.
Apalagi pandemi Covid-19 telah membawa banyak tantangan, ketidakpastian, dan gangguan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, pandemi juga menjadi momen pembelajaran bagi para pemimpin termasuk wanita yang memimpin guna menguji strategi, kepemimpinan, dan akhirnya pola pikir akuntabilitas.
BACA JUGA: Ketika Presiden Soeharto Bicara soal Peran Wanita dan Kawin Lagi
“Dalam hal keberlanjutan bisnis, budaya merupakan sebuah keunggulan kompetitif yang baru. Hal ini bukan lagi hanya tentang memiliki strategi untuk menjadi pemenang atau memiliki sistem yang solid, namun organisasi yang berkembang memiliki fokus pada cara kerja yang melayani masyarakat dan kemampuan untuk menyesuaikan budaya mereka. Langkah ini dimulai dari pemimpin di mana mereka perlu rasa ingin tahu, pembelajar, keseimbangan dalam bertanya dan memberi tahu untuk mendapatkan hasil maksimal,” kata Connie.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.