ATURAN halal bihalal tidak boleh makan-minum disorot publik. Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 003/2219/SJ yang terbit 22 April 2022.
Secara detail, aturan larangan makan-minum tersebut berlaku pada halal bihalal yang dihadiri 100 orang. Makan-minum saat halal bihalal mengharuskan masyarakat lepas masker dan itu memicu risiko penularan Covid-19.

Keluarnya kebijakan ini ditanggapi Ahli Epidemiologi Griffith University Australia Dicky Budiman. Menurutnya, daripada ngatur soal larangan makan-minum saat halal bihalal di Lebaran 2022, ada baiknya memastikan tamu yang diundang sudah divaksin.
"Risiko akan berkurang jika cakupan vaksinasi di wilayah Anda lebih dari 80%. Jadi, kalau mau halal bihalal aman, tamu yang diundang sebaiknya sudah divaksin 2 dosis atau booster, karena itu mengurangi risiko," paparnya, Senin (25/4/2022).
Soal kebijakan dilarang makan-minum, menurut Dicky, jauh lebih baik tuan rumah memastikan tamu halal bihalalnya sudah divaksin. Ini lebih penting karena vaksin dapat menurunkan risiko paparan Covid-19.
"Tapi, diperlukan inisiatif juga dari masyarakat yang status vaksin dosis keduanya lebih dari 7 bulan, sebaiknya tidak ikut halal bihalal. Kalaupun datang, pastikan pakai masker N95 atau KN95 dam durasi halal bihalalnya maksimal 30 menit," kata Dicky.
Nah, yang sudah booster pun tidak kemudian bebas tanpa protokol kesehatan. Artinya, jangan juga kemana-mana tidak pakai masker. "Kalau yang sudah booster, boleh halal bihalal tapi, ya, tetap prokes seperti tidak berkerumun dan pakai masker juga," tambahnya.
Di kesempatan ini, Dicky mengimbau kepada masyarakat untuk ada baiknya acara halal bihalal hanya dilakukan untuk keluarga saja, tidak masyarakat umum. Sebab, situasi sekarang masih pandemi yang mana penyebaran virus masih ada di masyarakat.
BACA JUGA:Stabilkan Harga Pangan hingga Lebaran, Kementan Gelar Pangan Murah di Samarinda
"Saya sih rekomendasinya halal bihalal hanya kelompok keluarga saja atau komunitas yang memang Anda tahu status vaksinasi mereka sudah vaksin dua dosis atau booster. Ini demi meminimalisir risiko paparan, walau tidak bisa menghilangkan risko sepenuhnya, ya," tambah Dicky.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.