Jakarta-Lebaran atau Hari Raya Idulfitri sudah di depan mata. Apa yang Anda persiapkan untuk menyambutnya?
Karena identik dengan acara kumpul keluarga dan sanak saudara, tentunya sajian dan hidangan lezat khas Lebaran perlu disiapkan. Namun, karena masih dalam situasi pandemi Covid-19, sejumlah kerabat mungkin tidak bisa berkumpul, atau kalaupun berkumpul ada beberapa pembatasan.
Pengganti maupun pelengkapnya, kita bisa menyiapkan hantaran spesial yang biasa disebut hampers. Hampers atau hantaran Lebaran juga bisa dibagikan untuk kenalan dan kerabat sebagai penguat tali silaturahmi.
Hampers Lebaran pun bisa dibuat sendiri. Membuat kue-kue kering, mengemasnya dalam wadah cantik, lalu menatanya menjadi hampers sudah menjadi hal yang lumrah dilakukan kebanyakan orang.
Namun, jika Anda ingin membuat hantaran Lebaran dengan sentuhan yang berbeda, mengapa tidak memasukkan unsur kerajinan khas Indonesia? Indonesia terkenal dengan aneka kerajinan tangan yang dibuat oleh masyarakat lokal di tiap daerah.
Kerajinan khas daerah-daerah ini seringkali unik karena tidak ditemukan di tempat-tempat lainnya. Istimewanya, kerajinan tangan lokal banyak yang dibuat dari bahan-bahan ramah lingkungan. Misalnya, batok kelapa, kayu, sabut kelapa, dedaunan kering, tanah liat, dan hasil-hasil laut seperti kerang mutiara. Jika Anda menemukan UMKM lokal yang produknya istimewa dan menarik untuk diangkat di sosial media, tidak ada salahnya Anda mention atau tag ke akun Instagram @pesona.Indonesia untuk ikutan sayembara Akamsi. Disini Anda bisa membantu UMKM yang belum tersentuh, plus mendapatkan hadiah smartphone dan uang elektronik jutaan rupiah dari Kemenparekraf. Detail caranya bisa Anda klik di sini!
Bertepatan dengan peringatan Hari Bumi pada tanggal 22 April, Anda bisa memilih kerajinan tangan dari bahan-bahan yang dapat didaur ulang sebagai bentuk dukungan dalam pelestarian lingkungan. dengan membeli karya pengrajin lokal sebagai bahan untuk membuat hampers. Selain itu, Anda juga bisa mendukung UMKM pengrajin lokal suatu daerah dan turut mendukung pelestarian budaya lokal.
Jika Anda ingin lebih banyak referensi mengenai ide hantaran Lebaran asli buatan Indonesia, Yuk! Follow akun Instagram @pesona.indonesia dan TikTok @pesonaindonesia. Anda bisa menemukan inspirasi ekonomi kreatif dan destinasi wisata #DiIndonesiaAja. Selain itu, Anda bisa ikutan Pesona Punya Kuis (PUKIS) untuk mendapatkan hadiah merchandise dan uang jutaan rupiah.
Lantas, apa saja ide hantaran hasil karya pengrajin lokal yang bisa dijadikan hampers? Berikut ini rekomendasinya untuk Anda.
1. Kreasi untuk dekorasi rumah

(Foto : Wonderful.image/Azhari Setiawan)
Sebenarnya dekorasi rumah karya pengrajin lokal cukup banyak. Hiasan dinding, contohnya. Hiasan gantung yang biasa dibuat pengrajin dari Bali bisa menjadi pilihan. Bisa juga lukisan-lukisan karya seniman lokal Bali yang kental dengan sentuhan adat budayanya.
Alternatif lainnya, bisa berupa hiasan wayang khas Yogyakarta, lonceng bambu yang biasa digantung, atau cermin yang memiliki ukiran kayu pada piguranya. Pilihannya cukup banyak untuk kategori dekorasi rumah, Anda tinggal memilih sesuai keinginan.
2. Kain tradisional

(Foto : Wonderful.image/Azhari Setiawan)
Ya, kain tradisional juga bisa menjadi isian hampers Lebaran. Sebutlah misalnya kain ulos Batak, songket Palembang, tenun Nusa Tenggara, batik khas Cirebon atau Garut, ataupun kain bermotif khusus khas Dayak.
Pilih kain-kain tradisional yang diproses secara alami, buatan tangan, atau menggunakan bahan-bahan yang mahal seperti benang emas dan manik mutiara. Ditambah dengan pengemasan yang tepat untuk hantaran Lebaran, kain tradisional pun akan tampil lebih menarik.
3. Perkakas rumah tangga

(Foto : Wonderful.image/Azhari Setiawan)
Jenis perkakas rumah tangga tidak terbatas pada panci atau wajan. Sebagai hantaran, Anda bisa memilih tableware karya pengrajin lokal. Misalnya, seperangkat alat makan yang terdiri dari piring, mangkuk, dan sendok yang semuanya terbuat dari lapisan cangkang kerang mutiara. Belakangan, tableware yang terbuat dari lapisang cangkang kerang mutiara ini semakin populer karena keindahannya.
Alternatif lainnya adalah tableware yang terbuat dari kayu yang dipahat sedemikian rupa sehingga bisa difungsikan sebagai mangkuk, piring, sendok-garpu, dan bahkan cangkir. Namun, pastikan bahwa tableware dari kayu ini sudah foodgrade atau aman digunakan sebagai peralatan makan.
Anda bisa mendapatkan handicraft atau kerajinan lokal itu dari berbagai marketplace. Atau luangkan waktu Anda jauh-jauh hari sebelumnya untuk mengunjungi sejumlah toko suvenir ketika berlibur ke destinasi wisata di Indonesia. Membeli dari pengrajin lokal berarti kita turut menghargai jerih payah para pengrajin sekaligus menunjukkan bangga buatan Indonesia.
Bahkan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno juga mengakui keunggulan handicraft Indonesia. Dalam Inacraft yang baru-baru ini diselenggarakan, Sandiaga menuturkan, produk-produk kreatif lokal mempunyai kualitas yang tidak kalah dengan produk impor. “Melalui UMKM ekonomi kreatif, kita bisa bersama-sama mendukung pemulihan ekonomi. Ekonomi kreatif adalah industri masa depan yang berperan dalam perekonomian nasional,” kata Sandiaga. (WLD/VAL)
CM
(Fitria Dwi Astuti )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.