Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masyarakat Bisa Lebaran dengan Lega, Kemenkes Sebut Varian XE Belum Masuk Indonesia

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 21 April 2022 |12:13 WIB
Masyarakat Bisa Lebaran dengan Lega, Kemenkes Sebut Varian XE Belum Masuk Indonesia
Ilustrasi Varian Omicron. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

VARIAN XE merupakan salah satu varian mutasi dari Omicron. Virus rekombinan ini pun gabungan genetik sub varian BA.1 dan BA.2 dan pertama kali teridentifikasi di Inggris pada 19 Januari 2022. Kasus infeksi XE di Inggris pun terus dilaporkan meningkat sampai sekarang, bahkan kasus pada anak-anak meningkat.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi melaporkan bahwa hingga saat ini kasus Varian XE tidak ditemukan di Indonesia. Ini tentu perlu disikapi secara dewasa, salah satunya dengan tidak jemawa.

"Sampai saat ini varian XE belum teridentifikasi di Indonesia," kata Siti Nadia saat dihubungi MNC Portal, Kamis (21/4/2022).

Sekali pun belum terdeteksi, Siti Nadia tetap mengimbau kepada masyarakat agar tetap patuh menjalankan protokol kesehatan dan yang belum melengkapi dosis vaksinasi, segera divaksin di sentra vaksinasi terdekat.

Tak hanya XE, varian XD maupun XF pun diterangkan Siti Nadia belum terdeteksi di Indonesia. "Varian XD dan XF pun tidak terdeteksi di Indonesia hingga saat ini," tambahnya. Beda dengan XE, varian XD dan XF adalah virus rekombinan dari gabungan varian Delta AY.4 dengan Omicron BA.1. Baik XD maupun XF pun masih dikategorikan keluarga dari varian Omicron.

Pakar Epidemiologi dari Universiti Putra Malaysia Malina Osman, varian XE tercatat berisiko tinggi bagi mereka yang belum divaksin, atau tidak memiliki infeksi sebelumnya. Menurutnya, varian XE secara teoritis bisa lebih cepat sampai dibanding varian, oleh karena itu dia berharap pengawasan bisa membantu membatasi penyebarannya.

Menurut Konsultan Mikrobiologi Klinis Universiti, Putra Malaysia Zamberi Sekawi, sejauh ini varian XE masih bersaing dengan varian Omicron untuk menjadi varian dominan. Juga tidak banyak yang tahu, dalam hal tingkat keparahannya, dan apakah itu dapat dihindari dengan adanya vaksinasi.

Lebih lanjut Zamberi mengatakan, varian XE diklaim lebih cepat menular 10 persen dari Son Of Omicron/Stealth Omicron (BA.2). Badan Kesehatan dan Keamanan Inggris (UKHSA) percaya bahwa varian itu menyebar lebih cepat daripada BA.2.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement