PENOLAKAN vaksin AstraZeneca terjadi di sejumlah negara-negara miskin di dunia. Mereka menolak puluhan juta vaksin Covid-19 AstraZeneca dari program global COVAX.
Bukan tanpa alasan, negara-negara itu menolak karena masa penyimpanan dari vaksin AstraZeneca yang pendek. Akibat masa simpan yang pendek mereka takut vaksin bisa cepat kadaluarsa.
"Menunjukkan preferensi masa simpan yang pendek dari pasokan AstraZeneca yang tersedia," kata Juru bicara Gavi dilansir Reuters, Jumat (15/4/2022).

Diketahui, COVAX adalah program pemberian vaksin Covid-19 terbesar di dunia. Sejauh ini telah mendistribusikan 1,4 miliar vaksin ke 144 negara dan dikelola bersama oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan aliansi vaksin Gavi.