Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sering Sahur Lebih Awal, Begini Kata Dokter Spesialis Gizi

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 06 April 2022 |16:32 WIB
Sering Sahur Lebih Awal, Begini Kata Dokter Spesialis Gizi
Ilustrasi Sahur. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

BANYAK orang memutuskan sahur lebih awal, karena malas untuk bangun dini hari lantaran harus bekerja di pagi harinya. Mereka pun akhirnya makan sebelum tidur, sehingga tidak lapar ketika menjalani hari ke depannya.

Tapi, apakah sahur lebih dulu itu sehat? Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Universitas Indonesia dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp.GK tak menyarankan Anda makan sahur lebih dini atau beberapa jam menjelang waktu sahur seharusnya, semisal jam 24.00.

"Sahur kalau lebih cepat artinya waktu kita kosong alias berpuasa lebih panjang," ujar dokter yang berpraktik di RS Pondok Indah Bintaro Jaya seperti dilansir dari Antara.

Sahur

Diana kerap menjadi pembicara dan narasumber dalam sejumlah talkshow kesehatan di stasiun televisi nasional itu mengatakan, sahur sebaiknya dilakukan mendekati imsak supaya jarak dengan berbuka tidak lebih dari 13-14 jam. Bila Anda sahur sekitar pukul 03.00-04.00 maka Anda berpuasa sekitar 13-14 jam hingga waktu berbuka puasa pukul 18.00.

Dia menjelaskan, bagi orang dengan masalah gula darah, waktu berpuasa yang lebih panjang bisa menyebabkan gula darah menjadi drop. Tetapi ini mungkin tak dialami mereka tanpa masalah gula darah, kendati rekomendasi berpuasa (di Indonesia) tak lebih dari 13-14 jam dan berarti sahur menjelang waktu imsak.

"Pengaruhnya untuk orang-orang dengan masalah gula darah ya biasanya jadi lebih berat kalau lewat dari jam makannya, waktu berpuasa lebih panjang akhirnya gula darahnya keburu drop," jelas Diana.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement