Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Festival Liwet Nusantara dan Tradisi Munggahan di Ciamis

Acep Muslim , Jurnalis-Selasa, 29 Maret 2022 |00:08 WIB
Mengenal Festival Liwet Nusantara dan Tradisi Munggahan di Ciamis
A
A
A

BERAGAM  tradisi dilakukan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan sebagai tanda syukur. Tapi umumnya masyarakat di Jawa Barat merasa kurang afdol jika tidak menggelar munggahan, yakni tradisi makan bersama sebelum bulan puasa.

Seperti yang digelar santri Pesantren Darussalam Ciamis, yang punya cara tersendiri dengan menggelar Festival Liwet Nusantara. Kegiatan ini dilakukan di dalam gedung serbaguna terpadu Nadwatul Ummah, Minggu (27/3/2022).

Awalnya mereka memasak nasi liwet dan aneka masakan khas kuliner di area pesantren dengan menggunakan sejumlah tungku dadakan. Selanjutnya makanan yang telah diolah itu disajikan di stand di dalam gedung.

Santri yang terlibat dalam acara Munggahan setiap tahun ini berjumlah 1.750 orang dari berbagai tingkatan, dibagi menjadi 45 kelompok.

infografis

BACA JUGA:Jelang Ramadan, Wisatawan Banjiri Asia Afrika Bandung

Setiap kelompok memiliki konsep sajian stand yang berbeda-beda. Dari mulai tema khas Sunda, khas Jawa, Betawi dan juga seperti tema pegunungan. Bahkan sampai tema atribut menyeramkan. Hasil liwet dan masakan itu nantinya dinilai juri dari guru pesantren untuk menentukan juara festival.

"Ini namanya Festival Liwet Nusantara. Disebut demikian karena memang santri di Pondok Pesantren Darussalam ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai Sabang sampai Merauke ada," ujar Ang Icep, panggilan akrab pengasuh Pesantren Darussalam Fadlil Yani Ainusyamsi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement