PARA peneliti ilmiah telah membuktikan bahwa Deltacron, bentuk gabungan dari varian Delta dan Omicron mulai bermunculan seiring merebaknya virus corona baru dari dua varian tersebut di seluruh dunia.
Menurut Global Initiative on Sharing All Influenza Data (GISAID), ada "bukti-bukti terpercaya" yang menunjukkan bahwa bentuk rekombinan dari varian Delta dan Omicron itu telah muncul.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mengonfirmasi dalam konferensi pers bahwa virus rekombinan tersebut telah terdeteksi di sejumlah negara seperti Prancis, Belanda dan Denmark.
Pada Januari, Profesor Ilmu Biologi Leondios Kostrikis di Universitas Siprus mengumumkan bahwa dirinya menemukan galur (strain) baru virus corona yang memiliki gabungan karakteristik dari varian Delta dan Omicron, dan menamakannya "Deltacron".