Adapun, CEO maskapai IndiGo, Ronojoy Dutta, menyambut baik kabar itu karena memberi dorongan bagi pemulihan sektor penerbangan. Maskapainya akan segera mengumumkan jadwal tujuan internasional sesuai dengan pedoman terbaru.
Untuk orang India yang tinggal di negara-negara di mana India tidak memiliki perjanjian gelembung perjalanan, pengumuman pembukaan kembali sangatlah melegakan.
Secara keseluruhan, turis ke India akan memiliki lebih banyak pilihan dan biaya penerbangan diperkirakan akan turun.
Tarif penerbangan di bawah aturan travel bubble hampir tiga sampai empat kali lebih tinggi dari tarif normal.
Meski demikian, harga mungkin tidak turun ke tingkat sebelum pandemi karena harga minyak mentah global melonjak sementara rupee India jatuh ke rekor terendah.
Sebagian besar maskapai di India telah melaporkan kerugian besar di tengah pembatasan perjalanan Covid-19. Walaupun penerbangan domestik dipulihkan pada tahun 2020 setelah penutupan dua bulan, pemulihannya tidak merata karena gelombang kedua dan ketiga Covid juga penguncian lokal membuat penumpang menjauh.
(Kurniawati Hasjanah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.